RATU SEGINA, SRY (2026) DAYA TERIMA DAN KANDUNGAN SERAT BISKUIT SUBSTITUSI KACANG MERAH (Vigna Angularis) DAN BUAH KURMA (Phoenix Dactylifera). Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Makassar.
|
Text
Manuskrip_Sry Ratu Segina.pdf Restricted to Repository staff only Download (158kB) |
|
|
Text
Skripsi_Sry Ratu Segina.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
|
|
Text
Turnitin_Sry Ratu Segina.pdf Restricted to Repository staff only Download (812kB) |
Abstract
Indonesia menempati peringkat ke-5 dunia dengan 19,5 juta penderita diabetes pada 2021, diperkirakan meningkat menjadi 28,6 juta pada 2045, dan sekitar 70% belum terdiagnosis. Salah satu selingan alternatif untuk pencegahan diabetes melitus adalah biskuit dengan substitusi tepung kacang merah dan buah kurma, substitusi ini diharapkan menghasilkan biskuit dengan indeks glikemik rendah dan nilai gizi yang lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya terima dan kandungan serat biskuit dengan substitusi tepung kacang merah dan kurma. Jenis penelitian ini adalah pra eksperimen. Penelitian ini membuat 3 jenis produk yaitu F1, F2 dan F3 dengan susbstitusi tepung kacang merah dan buah kurma. Dilakukan uji daya terima di Labroratorium Organoleptik Poltekkes Makassar oleh 40 panelis meliputi warna, aroma, rasa, dan tekstur. Data dianalisis menggunakan uji Kruskal-Wallis dan dilanjutkan uji Mann-Whitney apabila terdapat perbedaan antar formula. Analisis kadar serat pada formula terbaik dilakukan di Balai Besar Laboratorium Kesehatan Makassar pada tanggal 3 – 6 februari 2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat daya terima panelis berbeda pada setiap formulasi. Formulasi yang paling disukai pada aspek warna, aroma, dan rasa adalah F1, sedangkan pada aspek tekstur adalah F2. Secara keseluruhan formulasi terbaik adalah F1 dengan kandungan serat sebesar 0,86 gram per 100 gram biskuit atau sekitar 0,24 gram per takar saji (4 keping biskuit). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa biskuit dengan substitusi tepung kacang merah dan buah kurma dapat diterima oleh panelis dengan formulasi terbaik F1. Disarankan dilakukan pengembangan formulasi untuk meningkatkan kandungan serat serta analisis zat gizi lainnya agar nilai gizi produk dapat diketahui secara lebih lengkap. Kata kunci : Biskuit, Kacang Merah, Buah Kurma, Serat
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Q Science > QN Nutrition |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Makassar > Jurusan Gizi |
| Depositing User: | Elsi Elsi Premiwati |
| Date Deposited: | 31 Aug 2026 06:04 |
| Last Modified: | 31 Aug 2026 06:04 |
| URI: | https://repositorynew.poltekkes-mks.ac.id/id/eprint/2747 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

