DAMAYANTI, WAHDA NURUL (2026) HUBUNGAN ANTARA KADAR ASAM URAT DAN PROTEIN URINE SEBAGAI FUNGSI GINJAL PADA PENDERITA DIABETES MELITUS DI RS TK II PELAMONIA MAKASSAR. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Makassar.
|
Text
Skripsi Wahda Nurul Damayanti.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
|
|
Text
044_Jurnal Wahda Nuurl Damayanti.pdf Restricted to Repository staff only Download (347kB) |
|
|
Text
044_Wahda Nurul Damayanti TURNITIN.pdf Restricted to Repository staff only Download (21MB) |
Abstract
Diabetes Melitus (DM) merupakan penyakit metabolik kronis yang dapat menyebabkan komplikasi mikrovaskular, salah satunya nefropati diabetik. Hiperglikemia kronis dapat menyebabkan kerusakan glomerulus yang meningkatkan permeabilitas membran filtrasi sehingga protein dapat keluar melalui urine. Selain itu, gangguan fungsi ginjal dapat menyebabkan penurunan ekskresi asam urat sehingga kadar asam urat dalam darah meningkat. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara kadar asam urat dan protein urine sebagai parameter pendukung dalam mendeteksi gangguan fungsi ginjal pada penderita Diabetes Melitus.Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Sampel penelitian berjumlah 62 responden. Pengambilan sampel dilakukan di RS TK II Pelamonia Makassar, sedangkan pemeriksaan sampel dilaksanakan di Laboratorium RS Grestelina Makassar dan Laboratorium Kimia Klinik Poltekkes Kemenkes Makassar pada tanggal 01 Mei sampai 09 Juni 2026. Analisis hubungan antara kadar asam urat dan protein urine dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 33 responden (53,2%) memiliki kadar asam urat normal dan 29 responden (46,8%) memiliki kadar asam urat abnormal. Hasil pemeriksaan protein urine menunjukkan 39 responden (62,9%) memiliki hasil negatif, 15 responden (24,2%) positif (+1), 7 responden (11,3%) positif (+2), dan 1 responden (1,6%) positif (+3). Hasil uji korelasi Spearman menunjukkan nilai koefisien korelasi (r) sebesar 0,218 dengan nilai signifikansi (p) sebesar 0,088. Berdasarkan taraf signifikansi α = 0,05, nilai p > 0,05, sehingga Hipotesis Nol (H₀) diterima dan Hipotesis Alternatif (Ha) ditolak. Dengan demikian, tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kadar asam urat dan protein urine pada penderita Diabetes Melitus di RS TK II Pelamonia Makassar. Nilai koefisien korelasi sebesar 0,218 menunjukkan arah hubungan positif dengan kekuatan hubungan yang lemah, namun hubungan tersebut tidak bermakna secara statistik.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RR Medical Laboratory Technology |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Makassar > Jurusan Teknologi Laboratorium Medis |
| Depositing User: | Elsi Elsi Premiwati |
| Date Deposited: | 28 Aug 2026 07:06 |
| Last Modified: | 28 Aug 2026 07:06 |
| URI: | https://repositorynew.poltekkes-mks.ac.id/id/eprint/2731 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

