AMIRUDDIN, MUJRIYAH (2026) FAKTOR DETERMINAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KALOSI. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Makassar.
|
Text
Manuskrip_Mujriyah_Amiruddin 2.docx Restricted to Repository staff only Download (33kB) |
|
|
Text
Skripsi_MujriyahAmiruddin 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
ASI Eksklusif menurut WHO 2024 mengeluarkan data presentase pemberian ASI Eksklusif secara global sebanyak 48%. Menurut SSGI 2024 sebanyak 68,6% bayi usia 0-6 bulan yang mendapatkan ASI Eksklusif. Data Dinkes Sulsel tahun 2021 sebanyak sebanyak 70,4%. Berdasarkan data Dinkes Enrekang sedangkan 2024 sebanyak 82,2% yang mendapatkan ASI Eksklusif dan data Puskesmas Kalosi pada tahun 2024 68,25%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor determinan pemberian ASI Eksklusif di Wilayah Puskesmas Kalosi. Metode penelitian adalah penelitian deskriptif analitik. Sampel penelitian adalah ibu yang memiliki bayi berusia 6 – 23 bulan sebanyak 56 ibu menggunakan rumus slovin di wilayah kerja Puskesmas Kalosi. Data yang dikumpulkan Adalah data identitas sampel, BB TB, pemberian ASI Eksklusif, pengetahuan ibu, promosi susu formula, dukungan suami, dukungan Petugas Kesehatan Data analisis dengan menggunakan uji statistic chi square. Hasil penelitian menunjukan bahwa sampel balita yang mendapatkan ASI Eksklusif 27 orang (48,2%) sedangkan yang tidak mendapatkan ASI Eksklusif 29 orang (51,8%), status gizi ibu normal sebanyak 34 orang (60,7%) dan status gizi obesitas sebanyak 15 orang (26,8%), maka hasil uji chi square menunjukkan faktor status gizi ibu (p 0,542), pendidikan (p 0,084), pekerjaan (p0,005), pendapatan keluarga (p0,015), pengetahuan (p 1,266), promosi susu formula (p0,015), dukungan suami (p 0,273), dukungan petugas Kesehatan (p 0,266). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa faktor pekerjaan ibu, pendapatan keluarga, promosi susu formula memiliki hubungan signifikan terhadap pemberian ASI Eksklusif ; dan faktor status gizi ibu, pendidikan, pengetahuan , dukungan suami, dukungan petugas Kesehatan tidak memiliki hubungan yang signifikan terhadap pemberian ASI Eksklusif. Petugas Kesehatan lebih meningkatkan pengawasan terhadap promosi susu formula, agar tidak menurunkan minat ibu dalam memberikan ASI eksklusif. Kata Kunci : ASI Eksklusif, Faktor Determinan
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Q Science > QN Nutrition |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Makassar > Jurusan Gizi |
| Depositing User: | Elsi Elsi Premiwati |
| Date Deposited: | 28 Aug 2026 01:44 |
| Last Modified: | 28 Aug 2026 01:44 |
| URI: | https://repositorynew.poltekkes-mks.ac.id/id/eprint/2624 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

