LAHIYA, FIRMANSYAH (2026) HUBUNGAN NEUTROPHIL LYMPHOCYTE RATIO (NLR) SEBAGAI INDIKATOR INFLAMASI SISTEMIK DENGAN KATEGORI INDEKS MASSA TUBUH: UNDERWEIGHT, NORMAL, OVERWEIGHT DAN OBESITAS DI KOTA MAKASSAR. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Makassar.
|
Text
061_Firmansyah Lahiya_Skripsi.pdf Restricted to Repository staff only Download (18MB) |
|
|
Text
061_Firmansyah Lahiya_Jurnal Skripsi.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
|
|
Text
061_Firmansyah Lahiya_Turnitin Skripsi.pdf Restricted to Repository staff only Download (29MB) |
Abstract
Inflamasi sistemik berperan dalam berbagai gangguan metabolik dan berkaitan dengan perubahan status gizi, termasuk indeks massa tubuh (IMT). Neutrophil Lymphocyte Ratio (NLR) merupakan parameter hematologi sederhana yang dapat digunakan sebagai indikator inflamasi sistemik. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan NLR sebagai indikator inflamasi sistemik dengan kategori IMT di Kota Makassar. Penelitian dilaksanakan di Klinik & Laboratorium Parahita Diagnostic Center pada 14 Maret sampai 21 April 2026 dengan 24 responden menggunakan desain observasional analitik pendekatan cross-sectional. Data diperoleh melalui pemeriksaan darah lengkap dan pengukuran antropometri, kemudian dianalisis menggunakan uji One-Way ANOVA dan korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan kategori IMT normal memiliki proporsi NLR normal tertinggi, sedangkan kategori obesitas lebih banyak menunjukkan nilai NLR berisiko dan peningkatan patologis. Sebanyak 18 responden (75,0%) memiliki NLR normal, 4 responden (16,7%) NLR berisiko, dan 2 responden (8,3%) NLR peningkatan patologis. Uji One-Way ANOVA menunjukkan perbedaan nilai NLR yang bermakna antar kategori IMT (p=0,006), sedangkan uji korelasi Pearson menunjukkan hubungan signifikan antara NLR dan kategori IMT (p=0,023), meskipun kekuatan korelasi sangat lemah. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara Neutrophil Lymphocyte Ratio (NLR) sebagai indikator inflamasi sistemik dengan kategori indeks massa tubuh (IMT) di Kota Makassar. Peningkatan IMT cenderung diikuti peningkatan derajat inflamasi sistemik yang ditandai dengan meningkatnya nilai NLR, terutama pada kategori obesitas.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RR Medical Laboratory Technology |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Makassar > Jurusan Teknologi Laboratorium Medis |
| Depositing User: | Elsi Elsi Premiwati |
| Date Deposited: | 27 Aug 2026 06:59 |
| Last Modified: | 27 Aug 2026 06:59 |
| URI: | https://repositorynew.poltekkes-mks.ac.id/id/eprint/2598 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

