ISOLASI DAN IDENTIFIKASI JAMUR CANDIDA ALBICANS PADA ULKUS DIABETIKUM PENDERITA DIABETES MELITUS MENGGUNAKAN VITEK MS (MASS SPECTROMETRY)

NIKMAH, ROBIYATUL (2025) ISOLASI DAN IDENTIFIKASI JAMUR CANDIDA ALBICANS PADA ULKUS DIABETIKUM PENDERITA DIABETES MELITUS MENGGUNAKAN VITEK MS (MASS SPECTROMETRY). Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Makassar.

[img] Text
Robiyatul Nikmah_Teknologi Laboratorium Medis (Skripsi) - Robiyatul Nikmah02.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (6MB)
[img] Text
Robiyatul Nikmah_Teknologi Laboratorium Medis (Jurnal) - Robiyatul Nikmah02.pdf

Download (898kB)
[img] Text
Robiyatul Nikmah_Teknologi Laboratorium Medis_Turnitin. - Robiyatul Nikmah02.pdf

Download (6MB)

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh banyaknya kasus lesi atau luka pada kaki penderita diabetes melitus. Luka ini terjadi akibat komplikasi dan komplikasi yang paling umum terjadi yaitu ulkus diabetikum. Infeksi jamur memiliki gejala kulit terasa gatal menyebabkan penderita akan menggaruk dan beresiko timbulnya luka. Jika terjadinya luka pada kaki kemungkinan besar menyebabkan luka melebar menyebabkan infeksi. Identifikasi jamur secara tepat menjamin hasil pengobatan yang tepat dan efektif, namun kenyataannya masih banyak digunakan metode konvensional meliputi uji mikroskopis dan uji kultur jamur yang memiliki keterbatasan waktu yang cukup lama. Saat ini telah ditemukan metode baru yaitu uji diagnostik untuk identifikasi jamur cepat dan akurat dengan menggunakan Vitek MS (Mass Spectrometry). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi Candida albicans pada ulkus diabetikum penderita diabetes melitus menggunakan Vitek MS (Mass Spectrometry). Penelitian ini dilakukan pada tanggal 08 Maret-16 Mei 2025 di laboratorium Mikrobiologi jurusan teknologi Laboratorium Medis, Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Makassar serta pemeriksaan menggunakan Vitek MS di Balai Besar Laboratorium Kesehatan Makassar pada tanggal 21 Maret-16 Mei 2025. Sampel yang digunakan yaitu swab ulkus diabetikum penderita Diabetes melitus. Hasil uji KOH 10% menunjukkan 9 sampel (81,8%) positif dan 2 sampel (18,2%) negatif. Pada media Sabouroud Dextrose Agar (SDA) menunjukkan 9 sampel (81,8%) positif dan 2 sampel (18,2%) negatif. Hasil penelitian pemeriksaan Lactophenol Cotton blue (LPCB) menunjukkan 9 sampel (81,8%) positif, dan 2 sampel (18,2%) negatif. Hasil identifikasi menggunakan Vitek MS menunjukkan adanya variasi dalam jenis mikroorganisme yang terdeteksi yaitu Candida glabrata 1 sampel (11,1%), Candida albicans 7 (77,8%)sampel dan Candida parapsilosis 1 sampel (11,1%).

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > RR Medical Laboratory Technology
Divisions: Poltekkes Kemenkes Makassar > Jurusan Teknologi Laboratorium Medis
Depositing User: Elsi Elsi Premiwati
Date Deposited: 10 Aug 2026 04:08
Last Modified: 10 Aug 2026 04:08
URI: https://repositorynew.poltekkes-mks.ac.id/id/eprint/2468

Actions (login required)

View Item View Item
Katalog SLiMS Web Analytics