TINJAUAN HASIL PEMERIKSAAN KADAR GLUKOSA DARAH PADA MASYARAKAT TORAJA UTARA YANG MEMILIKI KEBIASAAN MENYIRIH

LUMMI, FLANILATRI (2025) TINJAUAN HASIL PEMERIKSAAN KADAR GLUKOSA DARAH PADA MASYARAKAT TORAJA UTARA YANG MEMILIKI KEBIASAAN MENYIRIH. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Makassar.

[img] Text
KTI_Flanilatri Lummi_Teknologi Laboratorium Medis - Lani Latri.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)
[img] Text
jurnal_Flanilatri Lummi_Teknologi Laboratorium Medis - Lani Latri.pdf

Download (474kB)
[img] Text
Turnitin KTI _Flanilatri Lummi_Teknologi Laboratorium Mediss - Lani Latri.pdf

Download (5MB)

Abstract

Menyirih merupakan tradisi masyarakat Toraja Utara yang melibatkan penggunaan daun sirih, buah pinang, dan kapur sirih. Kandungan senyawa aktif dalam bahan-bahan menyirih diduga memiliki efek terhadap kadar glukosa darah, yang dapat berkontribusi dalam pengendalian diabetes melitus. Penelitian ini tujuannya agar memahami tinjauan hasil pemeriksaan kadar glukosa darah puasa masyarakat Toraja Utara yang memiliki kebiasaan menyirih. Penelitian ini menggunakan metodologi potong lintang dan bersifat deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 1–9 Juni 2025 di Desa Tampo, Kecamatan Tallunglipu, Kabupaten Toraja Utara. Dengan menggunakan strategi purposive sampling, jumlah sampel diambil yakni 30 orang. Pengumpulan data memakai kuesioner serta pemeriksaan glukosa darah puasa dengan alat POCT.Mayoritas responden adalah perempuan (96,7%) dengan rentang usia dominan 40–49 tahun. Seluruh responden memiliki kebiasaan menyirih lebih dari 4 kali per hari selama lebih dari 5 tahun. Hasil pemeriksaan glukosa darah puasa menunjukkan bahwa 73,3% responden berada dalam kategori normal, 16,7% meningkat, dan 10% menurun. Rata-rata kadar glukosa darah puasa responden adalah 97,07 mg/dL dengan simpangan baku ±14,16 mg/dL.Sebagian besar masyarakat Toraja Utara yang memiliki kebiasaan menyirih mempunyai kadar glukosa darah puasa didalam kategori normal, yang menunjukkan potensi efek protektif dari kebiasaan menyirih terhadap kestabilan glukosa darah. Masyarakat disarankan tetap menjalani pola hidup sehat dimana menjaga pola makan, aktivitas fisik, serta rutin memeriksa kadar glukosa darah. Penelitian selanjutnya sebaiknya menggunakan metode laboratorium standar seperti GOD-PAP atau HbA1c, dengan jumlah sampel lebih besar dan memperhatikan variabel lain seperti indeks massa tubuh dan pola makan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > RR Medical Laboratory Technology
Divisions: Poltekkes Kemenkes Makassar > Jurusan Teknologi Laboratorium Medis
Depositing User: Elsi Elsi Premiwati
Date Deposited: 10 Aug 2026 04:05
Last Modified: 10 Aug 2026 04:05
URI: https://repositorynew.poltekkes-mks.ac.id/id/eprint/2412

Actions (login required)

View Item View Item
Katalog SLiMS Web Analytics