NUHLIN, YUSHAENI (2025) KADAR PROTEIN DAN ZAT BESI SERTA DAYA TERIMA STIK BAWANG DENGAN SUBSTITUSI TEPUNG DAUN KELOR DAN TEPUNG IKAN LAYANG. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Makassar.
|
Text
Yushaeni Nuhlin_Gizi dan Dietetika - Yushaeni Nuhlin Gizi.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
|
|
Text
Yushaeni Nuhlin_Gizi dan Dietetika - Yushaeni Nuhlin Gizi.pdf Download (132kB) |
|
|
Text
Yushaeni Nuhlin_Gizi dan dietetika - Yushaeni Nuhlin Gizi.pdf Download (255kB) |
Abstract
Anemia defisiensi besi rentan terjadi pada remaja puteri karena meningkatnya kebutuhan zat besi selama masa pertumbuhan. Data dari dinas kesehatan kota tahun 2024 memperlihatkan prevelensi anemia dikota Makassar sebanyak 3,98%. Salah satu alternatif makanan selingan sehat yang dapat membantu pencegahan anemia adalah stik bawang dengan substitusi tepung daun kelor dan tepung ikan layang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya terima stik bawang dengan substitusi tepung kelor dan tepung ikan layang berdasarkan aspek warna, aroma, tekstur, dan rasa, serta menganalisis kandungan protein dan zat besinya. Jenis penelitian ini adalah penelitian pra eksperimental. Desain penelitian yang digunakan adalah Post-test Only Design dengan variasi konsentrasi 4%, 6%, 8% tepung kelor dan tepung ikan layang. Penelitian ini dilaksanakan di laboratorium organolabtik pada bulan Januari 2025 dengan jumlah 30 orang panelis terlatih, sedangkan uji kadar protein dianalisis di Balai Besar Laboratorium Kesehatan Makassar dengan metode mikro kjedhall dan zat besi dengan metode Absorpsi Atom Spektrofotometer (AAS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa daya terima panelis yang disukai terhadap stik bawang dengan substitusi tepung daun kelor dan tepung ikan layang dari aspek warna dan rasa yaitu konsentrasi F3 (8%) sedangkan dari aspek aroma dan tekstur yaitu konsentrasi F1 (4%). Analisis protein dan zat besi stik bawang dengan substitusi tepung kelor dan tepung ikan layang menghasilkan protein 10,32 gram/ 100 stik bawang dan zat besi 5,515 mg/ 100 gram stik bawang. Disarankan bagi peneliti selanjutnya mempertimbangkan waktu, suhu dan mengganti minyak dalam proses penggorengan stik bawang. Bagi peneliti selanjutnya disarankan melakukan proses penghalusan pada semua sisa tepung kelor.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Q Science > QN Nutrition |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Makassar > Jurusan Gizi |
| Depositing User: | Elsi Elsi Premiwati |
| Date Deposited: | 10 Aug 2026 04:02 |
| Last Modified: | 10 Aug 2026 04:02 |
| URI: | https://repositorynew.poltekkes-mks.ac.id/id/eprint/2371 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

