GAMBARAN PENGETAHUAN GIZI IBU DAN STATUS GIZI BALITA USIA 6-59 BULAN DI WILAYAH PUSKESMAS TAMALANREA KOTA MAKASSAR

ROSDINDA, ROSDINDA (2025) GAMBARAN PENGETAHUAN GIZI IBU DAN STATUS GIZI BALITA USIA 6-59 BULAN DI WILAYAH PUSKESMAS TAMALANREA KOTA MAKASSAR. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Makassar.

[img] Text
ROSDINDA_DIII GIZI - Andi Rezki Julianti (1).pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)
[img] Text
ROSDINDA DIPLOMA GIZI - Rosdinda muliadi (3).pdf

Download (770kB)
[img] Text
ROSDINDA DIPLOMA GIZI - Rosdinda muliadi (2).pdf

Download (1MB)

Abstract

Masalah gizi pada balita masih menjadi perhatian serius di Indonesia, baik gizi kurang seperti stunting dan underweight maupun gizi lebih. Status gizi balita merupakan ukuran keberhasilan pemenuhan nutrisi yang ditunjukkan melalui berat badan dan tinggi badan anak. Salah satu faktor yang berperan penting dalam menentukan status gizi adalah pengetahuan gizi ibu. Pengetahuan yang baik mengenai zat gizi, porsi makan sesuai usia, dan pengolahan makanan yang sehat sangat berpengaruh terhadap pemenuhan kebutuhan gizi balita, khususnya pada masa emas pertumbuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan gizi ibu dan status gizi balita usia 6–59 bulan berdasarkan indikator Berat Badan menurut Umur (BB/U) dan Massa Tubuh menurut umur (IMT/U) di wilayah Puskesmas Tamalanrea Kota Makassar Penelitian dilakukan pada bulan Mei 2025 dengan desain deskriptif, melibatkan 42 ibu yang memiliki balita sebagai sampel yang dipilih menggunakan rumus Nursalam. Data pengetahuan gizi dikumpulkan menggunakan kuesioner, sedangkan status gizi diukur melalui indikator Berat Badan menurut Umur (BB/U) dan Indeks Massa Tubuh menurut Umur (IMT/U) dengan pengukuran antropometri. Analisis data dilakukan secara deskriptif menggunakan program SPSS dan WHO Anthro. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar ibu memiliki pengetahuan gizi yang baik (97,6%). Indikator BB/U, mayoritas balita memiliki berat badan normal (88,1%), sedangkan berdasarkan IMT/U, sebagian besar balita berada dalam kategori gizi baik (83,3%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pengetahuan gizi ibu yang tinggi cenderung berbanding lurus dengan status gizi balita yang normal. Meskipun pengetahuan gizi ibu dan status gizi balita di wilayah penelitian sudah tergolong baik, diperlukan upaya berkelanjutan untuk mempertahankannya. Puskesmas dapat mengembangkan program pembinaan rutin seperti kelas gizi, pemantauan pertumbuhan balita setiap bulan, dan kampanye perilaku hidup bersih dan sehat. Langkah ini penting untuk mencegah penurunan status gizi di masa depan dan memastikan kualitas pertumbuhan anak tetap optimal.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Q Science > QN Nutrition
Divisions: Poltekkes Kemenkes Makassar > Jurusan Gizi
Depositing User: Elsi Elsi Premiwati
Date Deposited: 10 Aug 2026 03:55
Last Modified: 10 Aug 2026 03:55
URI: https://repositorynew.poltekkes-mks.ac.id/id/eprint/2355

Actions (login required)

View Item View Item
Katalog SLiMS Web Analytics