LAMAHODA, SITI JUYANTI PUTRI (2025) HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN GIZI IBU DAN POLA ASUH TERHADAP STATUS GIZI BALITA 24-59 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS ANTANG. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Makassar.
|
Text
SITI JUYANTI PUTRI LAMAHODA_GIZI DAN DIETETIKA - Siti Juyanti Putri Lamahoda Gizi.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
|
|
Text
SITI JUYANTI PUTRI LAMAHODA_GIZI DAN DIETETIKA - Siti Juyanti Putri Lamahoda Gizi (1).pdf Download (262kB) |
|
|
Text
SITI JUYANTI PUTRI LAMAHODA_GIZI DAN DIETETIKA - Siti Juyanti Putri Lamahoda Gizi.pdf Download (1MB) |
Abstract
Masalah gizi pada balita masih menjadi isu kesehatan masyarakat yang penting. Berdasarkan SKI tahun 2023, prevalensi kekurangan gizi pada balita di Indonesia tercatat sebesar 15,8% stunting, 6,4% wasting, dan 12,9% underweight. Di Sulawesi Selatan, angka tersebut lebih tinggi, yaitu 20,7% stunting, 7,4% wasting, dan 16,1% underweight. Di Kota Makassar bahkan mencapai 25,6% stunting, 11,2% wasting, dan 21,6% underweight. Di wilayah kerja Puskesmas Antang, ditemukan 83 balita stunting, 57 balita underweight, dan 32 balita wasting. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan gizi ibu dan pola asuh terhadap status gizi balita usia 24–59 bulan. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel sebanyak 58 ibu yang memiliki balita dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan pengukuran antropometri (BB/TB), lalu dianalisis menggunakan uji Fisher’s Exact Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 60,3% ibu memiliki pengetahuan gizi baik, dan 27,6% memiliki pola asuh baik. Status gizi normal ditemukan pada 82,8% balita. Ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan gizi ibu dengan status gizi balita (p = 0,024), sedangkan hubungan antara pola asuh dengan status gizi tidak signifikan (p = 0,050). Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengetahuan gizi ibu berhubungan dengan status gizi balita, sedangkan pola asuh tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Disarankan adanya peningkatan edukasi gizi bagi ibu melalui penyuluhan atau program pemberdayaan di tingkat posyandu maupun puskesmas untuk mendukung perbaikan status gizi balita.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Q Science > QN Nutrition |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Makassar > Jurusan Gizi |
| Depositing User: | Elsi Elsi Premiwati |
| Date Deposited: | 10 Aug 2026 03:37 |
| Last Modified: | 10 Aug 2026 03:37 |
| URI: | https://repositorynew.poltekkes-mks.ac.id/id/eprint/2309 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

