STUDI KASUS ASUHAN GIZI KLINIK PASIEN HIV/AIDS DI RUANGAN PERAWAT SAKURA RUMAH SAKIT TK.II PELAMONIA KOTA MAKASSAR

MAHREZA, DWI PUTRI (2025) STUDI KASUS ASUHAN GIZI KLINIK PASIEN HIV/AIDS DI RUANGAN PERAWAT SAKURA RUMAH SAKIT TK.II PELAMONIA KOTA MAKASSAR. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Makassar.

[img] Text
Kti Dwi Putri Mahreza 2 - Dwiputrimahreza 2323.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (674kB)
[img] Text
Dwi Putri Mahreza_Gizi - Dwiputrimahreza 2323.pdf

Download (288kB)
[img] Text
Turnitin Dwi Putri Mahreza_Gizi - Dwiputrimahreza 2323 (1).pdf

Download (2MB)

Abstract

Infeksi HIV merupakan masalah kesehatan global yang menyerang sistem kekebalan tubuh melalui perusakan sel CD4. Bila tidak ditangani, HIV dapat berkembang menjadi AIDS, kondisi imunosupresi berat yang membuat penderitanya rentan terhadap infeksi oportunistik. Gangguan ini berdampak signifikan terhadap status gizi akibat penurunan asupan makan, peningkatan kebutuhan energi, serta gangguan penyerapan nutrisi, yang dapat menyebabkan malnutrisi. Oleh karena itu, manajemen asuhan gizi klinik menjadi bagian penting dalam penanganan pasien HIV/AIDS secara komprehensif. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan proses manajemen asuhan gizi klinik pada pasien HIV/AIDS yang dirawat di Ruangan Perawat Sakura RS TK.II Pelamonia Makassar. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus. Fokus penelitian mencakup pengkajian status gizi, diagnosis gizi, intervensi gizi, serta monitoring dan evaluasi. Selain itu, diteliti pula peran tenaga gizi dalam tim multidisiplin rumah sakit. Hasil penelitian menunjukkan pasien HIV/AIDS adalah laki-laki usia produktif dengan status gizi kurang. Studi kasus pada pasien usia 21 tahun dengan IMT 16,18 kg/m² menunjukkan kondisi underweight. Asupan energi dan zat gizi makro hanya terpenuhi sekitar 25–32% dari kebutuhan harian. Gejala seperti demam, mual, muntah, dan gangguan pernapasan turut memperburuk status gizi pasien. Kesimpulannya, manajemen asuhan gizi pada pasien HIV/AIDS harus dilakukan secara menyeluruh dan individual. Perlu keterlibatan aktif tenaga gizi dalam tim multidisiplin serta pemantauan berkala untuk mendukung keberhasilan terapi. Edukasi gizi yang berkelanjutan juga penting agar pasien mampu menjalani pola makan yang mendukung pemulihan dan efektivitas terapi ARV.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Q Science > QN Nutrition
Divisions: Poltekkes Kemenkes Makassar > Jurusan Gizi
Depositing User: Elsi Elsi Premiwati
Date Deposited: 10 Aug 2026 03:13
Last Modified: 10 Aug 2026 03:13
URI: https://repositorynew.poltekkes-mks.ac.id/id/eprint/2263

Actions (login required)

View Item View Item
Katalog SLiMS Web Analytics