NISA, CHAIRUN (2025) DUKUNGAN SUAMI DAN KEBERHASILAN INISIASI MENYUSU DINI (IMD) TERHADAP PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA BAYI USIA 6 – 12 BULAN DI KELURAHAN WALA- WALAYA PUSKESMAS JUMPANDANG BARU. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Makassar.
|
Text
CHAIRUN NISA_ Sarjana Terapan Gizi. Dan Dietetika - Chairunnisa Gizi.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
|
|
Text
CHAIRUN NISA_SARJANA TERAPAN GIZI DAN DIETETIKA - Chairunnisa Gizi.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
CHAIRUN NISA_Sarjana Terapan Gizi dan Dietetika - Chairunnisa Gizi.pdf Download (302kB) |
Abstract
Cakupan ASI eksklusif di Indonesia masih belum merata. Berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2021, hanya sekitar 62% bayi usia 6–23 bulan yang mendapatkan ASI eksklusif, atau sekitar 6 dari 10 bayi. Salah satu faktor penting yang memengaruhi keberhasilan ASI eksklusif adalah dukungan suami, yang dapat berdampak pada keputusan ibu menyusui, keberhasilan IMD, dan durasi pemberian ASI. Ibu yang melakukan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) umumnya lebih berhasil memberikan ASI eksklusif, namun tidak semua ibu yang melakukan IMD berhasil mempertahankannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan suami dan keberhasilan IMD terhadap pemberian ASI eksklusif pada bayi usia 6–12 bulan di Kelurahan Wala-walaya, Puskesmas Jumpandang Baru. Penelitian ini merupakan penelitian analitik. Sampel adalah ibu bayi usia 6 – 12 bulan yang berjumlah 50 orang yang dipilih secara Accidental Sampling dari 106 populasi. Pengukuran variabel dukungan suami, keberhasilan inisiasi menyusui dini (IMD), dan pemberian ASI eksklusif menggunakan media kuesioner dengan durasi 5 menit dilakukan 3 kali dalam seminggu di Kelurahan Wala-walaya Puskesmas Jumpandang Baru pada Februari 2025. Uji yang digunakan uji Chi- Square Test dengan menggunakan program SPSS. Berdasarkan hasil uji statistik (Chi-Square), diperoleh p-value sebesar 0.021. Karena nilai p-value < 0.05, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan suami dengan pemberian ASI eksklusif. Sedangkan hasil uji statistik diperoleh nilai p-value sebesar 0.279. Karena nilai p > 0.05, maka hasil tersebut menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara keberhasilan IMD dengan pemberian ASI eksklusif. Diharapkan kepada pihak puskesmas agar lebih memperhatikan lagi terkait keberhasilan IMD terhadap pemberian ASI eksklusif pada Ibu bayi dengan melakukan penyuluhan atau konseling.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Q Science > QN Nutrition |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Makassar > Jurusan Gizi |
| Depositing User: | Elsi Elsi Premiwati |
| Date Deposited: | 10 Aug 2026 03:06 |
| Last Modified: | 10 Aug 2026 03:06 |
| URI: | https://repositorynew.poltekkes-mks.ac.id/id/eprint/2255 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

