Korelasi Profil HbA1c dan lama Menderita Terhadap Hasil Pemeriksaan Trigliserida sebagai Prediktor Risiko Penyakit Kardiovaskuler pada Penderita Diabetes Melitus

HASANUDDIN, ADY RACHMADANI (2025) Korelasi Profil HbA1c dan lama Menderita Terhadap Hasil Pemeriksaan Trigliserida sebagai Prediktor Risiko Penyakit Kardiovaskuler pada Penderita Diabetes Melitus. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Makassar.

[img] Text
01_Ady Rachmadani Hasanuddin_Skripsi - ady rachmadani.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)
[img] Text
ADY RACHMADANI HASANUDDIN_Teknologi Laboratorium Medis - ady rachmadani.pdf

Download (9MB)
[img] Text
Ady Rachmadani Hasanuddin_Teknologi Laboratorium Medis - ady rachmadani.pdf

Download (1MB)

Abstract

Penderita Diabetes Melitus dengan lama menderita tertentu dan kontrol glikemik yang buruk yang dapat diketahui melalui pemeriksaan HbA1c dapat berisiko terjadi komplikasi, salah satunya yaitu penyakit sistem kardiovaskuler, biomarker potensial untuk menegakkan diagnosa penyakit sistem kardovaskuler salah satunya yaitu pemeriksaan trigliserida. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi profil HbA1c dan lama menderita terhadap hasil pemeriksaan trigliserida sebagai prediktor risiko penyakit kardiovaskuler pada penderita DM. Jenis penelitian ini merupakan penelitian korelasional dengan desain analisis bivariat berdasarkan pendekatan explanatory research design, jumlah sampel sebanyak 66 sampel yang memenuhi kriteria inklusi penelitian. Pengumpulan dan pemeriksaan sampel dilakukan di Laboratorium Patologi Klinik RSKD Dadi Provinsi Sulawesi Selatan Kota Makassar pada 15 Mei–30 Juni 2025. Hasil penelitian diperoleh bahwa penderita DM lebih banyak perempuan sebanyak 34 orang (56,7%) dengan lama menderita distribusi terbanyak yaitu ≤5 tahun sebanyak 30 orang (45,6%), dengan hasil pemeriksaan HbA1c terbanyak pada kategori DM tidak terkontrol sebanyak 58 orang (87,9%), untuk hasil trigliserida didapatkan hasil yang sebanding yaitu masing-masing normal dan meningkat sebanyak 33 orang (50). Kemudian dilakukan uji statistik untuk mengetahui korelasi setiap variabel diperoleh bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara hasil pemeriksaan HbA1c terhadap trigliserida (p=0,018, p≤0,05) sedangkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara lama menderita terhadap trigliserida (p=0,217, p>0,05), sehingga dapat disimpulkan kombinas antara biomarker HbA1c dan trigliserida potensial sebagai prediktor risiko penyakit kardiovaskuler pada penderita DM dikarenakan didapatkan hasil yang berkolerasi antara hasil pemeriksaan HbA1c terhadap trigliserida sedangkan terkait lama menderita belum didapatkan korelasi dengan pemeriksaan trigliserida. Disarankan untuk penelitian selanjutnya agar dapat melanjutkan dalam pemeriksaan HbA1c dapat menggunakan metode gold standard yaitu HPLC dan mengontrol sampel penelitian dengan melihat status komorbid yang dapat mempengaruhi hasil pemeriksaan HbA1c dan trigliserida seperti anemia, penyakit hipertiroid, hipotiroid, sirosis hati, dan gagal ginjal. Kata Kunci : Diabetes Melitus, HbA1c, Lama Menderita, Trigliserida

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > RR Medical Laboratory Technology
Divisions: Poltekkes Kemenkes Makassar > Jurusan Teknologi Laboratorium Medis
Depositing User: Elsi Elsi Premiwati
Date Deposited: 05 Aug 2026 00:31
Last Modified: 05 Aug 2026 00:31
URI: https://repositorynew.poltekkes-mks.ac.id/id/eprint/2197

Actions (login required)

View Item View Item
Katalog SLiMS Web Analytics