POTENSI PEWARNA ALAMI EKSTRAK ANGGUR UNGU (Vitis Vinifera) SEBAGAI ALTERNATIF PEWARNAAN PADA APUSAN DARAH TEPI

ANNISAA, CITRA NUR (2025) POTENSI PEWARNA ALAMI EKSTRAK ANGGUR UNGU (Vitis Vinifera) SEBAGAI ALTERNATIF PEWARNAAN PADA APUSAN DARAH TEPI. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Makassar.

[img] Text
Citra Nur Annisaa_Teknologi Laboratorium medis - Citra Nur Annisaa (2).pdf

Download (3MB)
[img] Text
Citra Nur Annisaa_Teknologi laboratorium Medis - Citra Nur Annisaa.pdf

Download (691kB)
[img] Text
Citra Nur Annisaa_Teknologi Laboratorium Medis 2 - Citra Nur Annisaa.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

Pewarnaan apusan darah tepi merupakan salah satu prosedur penting dalam pemeriksaan hematologi untuk mengamati morfologi sel darah. Pewarna sintetik seperti Giemsa masih menjadi pilihan utama karena daya warnanya yang tinggi dan kestabilan hasil. Namun, pewarna ini memiliki kelemahan seperti toksisitas, sulit terurai, dan harga yang relatif mahal. Oleh karena itu, diperlukan pewarna alternatif yang lebih aman dan ramah lingkungan, salah satunya dari sumber alami yaitu anggur ungu (Vitis vinifera) yang diketahui mengandung senyawa antosianin. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi ekstrak anggur ungu sebagai pewarna alternatif pada apusan darah tepi dengan menilai kualitas pewarnaan eritrosit, leukosit, dan trombosit. Jenis penelitian ini adalah observasional laboratorium dengan menggunakan variasi konsentrasi ekstrak anggur ungu yaitu 20%, 40%, 60%, 80%, dan 100%. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 17 Mei – 4 Juni 2025 di Laboratorium Hematologi Jurusan Teknologi Laboratorium Medis Poltekkes Kemenkes Makassar dan Laboratorium Kimia Universitas Islam Negeri Alaudddin Makassar. Data hasil penelitian diolah secara deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian, ekstrak anggur ungu menunjukkan kemampuan dalam mewarnai eritrosit pada konsentrasi 20% hingga 80% dengan morfologi yang tampak jelas, sementara pada konsentrasi 100% morfologi eritrosit terlihat cukup jelas. Meskipun demikian, daya pewarnaan secara keseluruhan masih tergolong rendah, ditandai dengan tidak terlihatnya leukosit dan trombosit pada sediaan. Hal ini mengindikasikan bahwa afinitas ekstrak terhadap kedua jenis sel tersebut belum optimal. Dengan demikian, ekstrak anggur ungu memiliki potensi sebagai pewarna alami terhadap eritrosit pada apusan darah tepi, namun belum dapat menggantikan pewarna sintetik secara menyeluruh.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > RR Medical Laboratory Technology
Divisions: Poltekkes Kemenkes Makassar > Jurusan Teknologi Laboratorium Medis
Depositing User: Elsi Elsi Premiwati
Date Deposited: 10 Aug 2026 04:04
Last Modified: 10 Aug 2026 04:04
URI: https://repositorynew.poltekkes-mks.ac.id/id/eprint/2390

Actions (login required)

View Item View Item
Katalog SLiMS Web Analytics