ASUHAN KEBIDANAN BAYI BARU LAHIR DENGAN INISIASI MENYUSU DINI DI TPMB KASIH IBU BIDAN SUPRIYANTINI, S.ST

Nur Ilmi, Nur Ilmi (2024) ASUHAN KEBIDANAN BAYI BARU LAHIR DENGAN INISIASI MENYUSU DINI DI TPMB KASIH IBU BIDAN SUPRIYANTINI, S.ST. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Makassar.

[img] Text
Pdf LTA Lengkap_Nur ilmi.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)

Abstract

Inisiasi Menyusu Dini (IMD) merupakan langkah awal menuju keberhasilan ASI Ekslusif pada bayi. IMD, segera setelah lahir bayi diletakkan di dada ibu untuk mendapatkan puting selama paling sedikit satu jam. Bayi yang diberi kesempatan menyusu dalam waktu satu jam pertama dan membiarkan kontak kulit ke kulit antara bayi dengan ibu, maka dapat mengurangi 22% kematian bayi di 28 hari pertamanya. Dalam satu tahun 4 juta bayi berusia 28 hari meninggal. Jika semua bayi di dunia segera setelah lahir diberi kesempatan menyusu sendiri dengan membiarkan kontak kulit ibu kekulit bayi setidaknya 1 jam maka satu juta nyawa bayi dapat diselamatkan. Cakupan Bayi Baru Lahir (BBL) yang mendapatkan inisiasi menyusu dini di Indonesia pada tahun 2022 yaitu 86,5%, provinsi tertinggi yaitu DKI Jakarta sebanyak 99,2%, dan provinsi terendah yaitu Bali hanya 63,0% . Adapun cakupan BBL dengan IMD pada tahun 2020 di Provinsi Sul-Sel yaitu 87,81%, di Kabupaten gowa 97,90%, Makassar 70,87%, Maros 86,34%, dan Pangkep sebanyak 88,94% .Pada tahun 2022 BBL dengan IMD di Sul-Sel yaitu 86,4%, artinya data BBL dengan IMD mengalami penurunan. Hal ini memang benar adanya karena hampir semua BBL tidak berhasil melaksanakan IMD terutama di fasilitas kesehatan desa yaitu puskemas, disebabkan karena kurangnya pengetahuan dari ibu/keluarga bayi dan lingkungan setempat. Kata kunci : IMD, ASI Ekslusif, BBL.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > RY Midwifery
Divisions: Poltekkes Kemenkes Makassar > Jurusan Kebidanan
Depositing User: Mahyuni Mahyuni Yunus
Date Deposited: 04 May 2026 06:29
Last Modified: 04 May 2026 06:29
URI: http://repositorynew.poltekkes-mks.ac.id/id/eprint/1917

Actions (login required)

View Item View Item