ASUHAN KEBIDANAN PADA CALON AKSEPTOR KB SUNTIK DMPA DENGAN PELIBATAN SUAMI DI TPMB MASJAWIYAH DARMA KABUPATEN GOWA TANGGAL 06 FEBRUARI & 19 MARET 2023

Dzulsari, Sabna Dzulsari (2023) ASUHAN KEBIDANAN PADA CALON AKSEPTOR KB SUNTIK DMPA DENGAN PELIBATAN SUAMI DI TPMB MASJAWIYAH DARMA KABUPATEN GOWA TANGGAL 06 FEBRUARI & 19 MARET 2023. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Makassar.

[img] Text
SABNA DZULSARI (2).pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Lahirnya KB di Indonesia adalah dengan adanya permasalahan kependudukan. Aspek–aspek dalam kependudukan marupakan jumlah besarnya penduduk, jumlah kematian penduduk, jumlah kelahiran penduduk dan jumlah perpindahan penduduk(Jannah & Rahayu, 2022). Indonesia akan mendapat bonus demografi yaitu bonus yang dinikmati oleh suatu Negara sebagai dampak dari besarnya proporsi penduduk, untuk mengantisipasi timbulnya masalah pemerintah melakukan program keluarga berencana (KB) yang ditujukan pada upaya peningkatan kesejahteraan ibu dan keluarga (Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, 2022). Keluarga berencana adalah upaya untuk mengatur jarak kehamilan dan kelahiran anak sesuai dengan hak reproduksi untuk mewujudkan keluarga yang berkualitas.KB merupakan salah satu strategi untuk mendukung percepatan penurunan angka kelahiran (Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, 2022). Menurut WHO jumlah penggunaan kontrasepsi suntik di seluruh dunia yaitu sebanyak 4.000.000 Program KB di Indonesia juga telah berhasil meningkatkan angka prevelensi kontrasepsi dari sekitar 10% menjadi sekitar 62%. Angka kesuburan total (total fertility rate/TFR) mengalami penurunan dari 2,6% pada hasil survey 2 sebelumnya menjadi 2,4%. Metode yang biasa digunakan wanita dalam ber-KB yaitu suntik 29%, pil, implant, IUD, dan tubektomi metode operatif wanita (MOW) sedangkan metode KB pria dikenal dua yaitu kondom dan vasektomi metode operatif pria (MOP) (Febriani,2020). Menurut badan kependudukan dan keluarga berencana nasional (BKKBN) angka prevalensi yang ditargetkan pada pemakaian alat kontrasepsi modern di Indonesia adalah 62,16%. Pemakaian yangbaru terealisasikan sebesar 57% hal ini disebabkan karena adanya situasi pandemi akibat COVID-19 yang menyebabkan banyak keluarga takut untuk mengunjungi fasilitas kesehatan terdekat akibatnya, pemakaian program keluarga berencana (KB) tidak dapat berjalan dengan maksimal sesuai dengan yang di harapkan (BKKBN, 2021). Pola pemilihan jenis metode kontrasepsi di Indonesia menunjukkan bahwa sebagian besar akseptor memilih menggunakan kontrasepsi suntik sebesar 59,9% disusul kontrasepsi pil, diurutan ketiga yaitu implant, diurutan keempat yaitu kontrasepsi IUD, selanjutnya yaitu kontrasepsi MOW, kondom dan MOP (Profil Kesehatan Indonesia, 2021). Realisasi capaian akseptor keluarga berencana Provinsi Sulawesi Selatan sebesar 52,97% dari target yang di tetapkan sebesar 66,54%. Upaya dalam meningkatkan prevalensi peserta KB aktif di Provinsi Sulawesi Selatan oleh Dinas Kependudukan, Pencatatan Sipil, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana dalam program dan kegiatan adalah melakukan koordinasi monitoring dan evaluasi pelaksanaan pengelolaan pelayanan KB serta pertemuan stakeholder dalam upaya peningkatan program KB dan penyusunan model KIE keluarga berencana berbasis kearifan lokal (Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan, 2021). Di Sulawesi Selatan, peserta KB aktif memiliki presentase metode kontrasepsi yang terbanyak digunakan adalah metode suntik sebesar 53,47%, pil 25,16%, implant 12,42%, IUD 4,58%, kondom 2,33%, MOW 1,87%, dan MOP 0,17% (Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan, 2020).Berdasarkan data diatas bahwa capaian kepesertaan KB di Provinsi Sulawesi Selatan belum mencapai target Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional. Kondisi ini membutuhkan peran aktif bidan sebagai salah satu tenaga kesehatan untuk memberikan asuhan kebidanan pada akseptor agar akseptor mengerti tentang jenis-jenis alat kontrasepsi, cara kerja, keuntungan dan efek samping maka diharapkan pasangan usia subur di Indonesia akan mengikuti gerakan KB secara dini dan lestari.(Megasarietal.,2022).

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > RY Midwifery
Divisions: Poltekkes Kemenkes Makassar > Jurusan Kebidanan
Depositing User: Mahyuni Mahyuni Yunus
Date Deposited: 29 Apr 2026 05:38
Last Modified: 29 Apr 2026 05:38
URI: http://repositorynew.poltekkes-mks.ac.id/id/eprint/1784

Actions (login required)

View Item View Item