GAMBARAN KEBERSIHAN GIGI (OHIS) DENGAN KEBIASAAN MAKAN MAKANAN MANIS (KHUSUS BAJE) DI DESA BUTTU BATU, KAB. ENREKANG SULAWESI SELATAN.

Suci, Nurafni Melati (2025) GAMBARAN KEBERSIHAN GIGI (OHIS) DENGAN KEBIASAAN MAKAN MAKANAN MANIS (KHUSUS BAJE) DI DESA BUTTU BATU, KAB. ENREKANG SULAWESI SELATAN. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Makassar.

[img] Text
Karya tulis ilmiah afny.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)
[img] Text
Jurnal afny.pdf

Download (279kB)
[img] Text
Tutnitin.pdf

Download (7MB)

Abstract

Masalah kebersihan gigi menjadi salah satu permasalahan utama kesehatan masyarakat di Indonesia. Riskesdas 2018 mencatat prevalensi karies sebesar 88,8% dan masalah periodontal sebesar 74,1%. Salah satu faktor penyebabnya adalah konsumsi makanan manis yang tinggi. Baje, makanan tradisional khas Enrekang berbahan dasar gula merah, ketan, dan kelapa parut, memiliki kandungan sukrosa tinggi yang berpotensi meningkatkan risiko karies dan plak gigi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kebersihan gigi (OHIS) dengan kebiasaan konsumsi makanan manis (khusus baje) pada masyarakat Desa Buttu Batu, KabupatenEnrekang. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif. Sampel penelitian berjumlah 38 orang yang ditentukan menggunakan metode purposive sampling dengan rumus Slovin. Instrumen penelitian berupa kuesioner konsumsi baje dan pemeriksaan kebersihan gigi menggunakan indeks OHIS (Green & Vermilion). Data dianalisis secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden berusia 20–24 tahun (42,1%), berpendidikan S1 (47,4%), dan berjenis kelamin laki-laki (52,6%). Sebagian besar responden jarang mengonsumsi baje (84,2%), sementara 15,8% mengonsumsinya sering. Status kebersihan gigi menunjukkan 34,2% kategori baik, 63,2% kategori sedang, dan 2,6% kategori buruk. Responden yang sering mengonsumsi baje tidak ada yang memiliki OHIS baik, bahkan satu responden berada pada kategori buruk. Konsumsi baje berhubungan dengan kebersihan gigi. Semakin sering baje dikonsumsi, semakin buruk nilai OHIS responden. Kata kunci : Kebersihan gigi, OHIS, makanan manis, baje

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > RK Dentistry
Divisions: Poltekkes Kemenkes Makassar > Jurusan Kesehatan Gigi
Depositing User: Unnamed user with email hasnawati@poltekkes-mks.ac.id
Date Deposited: 29 Jul 2026 02:37
Last Modified: 29 Jul 2026 02:37
URI: http://repositorynew.poltekkes-mks.ac.id/id/eprint/1649

Actions (login required)

View Item View Item