Kondorura, Yurlin (2024) PIJAT LAKTASI DAN PIJAT OKETANI DAPAT MENINGKATKAN PRODUKSI ASI PADA IBU MENYUSUI DENGAN MELIBATKAN KELUARGA DI RUMAH SAKIT SYEKH YUSUF GOWA. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Makassar.
|
Text
SKRIPSI YURLIN KONDORURA.pdf Restricted to Repository staff only Download (7MB) |
Abstract
Air Susu Ibu (ASI) mengandung zat gizi yang tinggi dan sangat bermanfaat untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi, sehingga World Health Organization (WHO) merekomendasikan agar bayi diberi ASI sampai usia 6 bulan. Namun pada kenyataannya masih banyak ibu nifas yang tidak memberikan ASI pada bayinya. Salah satu faktor yang menghalangi ibu dalam memberikan ASI adalah produksi ASI nya yang kurang, perasaan tertekan, cemas, hingga stres juga menyebabkan terhambatnya produksi ASI. Apabila masalah tersebut tidak dapat diatasi maka akan berdampak pada bayi. Oleh karena itu dalam meningkatkan produksi ASI pada masa nifas dapat dilakukan pemijatan pada payudara seperti pijat laktasi dan pijat oketani untuk merangsang hormon oksitoksin dan prolaktin sehingga produksi ASI ibu menjadi lancar. Tujuan Penelitian : Untuk membuktikan perbedaan pijat laktasi dan pijat oketani untuk meningkatkan produksi ASI pada ibu menyusui primi para dengan multipara. Metode : Penelitin ini termasuk dalam penelitian eksperimen dengan metode Quasy Eksperiment (eksperimen semu) dengan desain pre and post test two group. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu menyusui sedangkan sampel sebanyak 34 ibu menyusui terdiri dari ibu primipara 17 orang dan multipara 17 orang dengan teknik simple random sampling. Pijat laktasi dan Pijat oketani dilaksanakan selama 3 hari dan pengukuran produksi ASI dilakukan pada hari ke-1 dan ke 3. Hasil Penelitian : Terdapat perbedaan efektivitas produksi ASI pada ibu hamil primipara dan multipara sebelum dan setelah diberikan intervensi pijat laktasi dan pijat oketani dengan hasil uji Paired Sampel T-Test diperoleh nilai P value 0,00 < α (0,05) dan nilai t hitung = 5,104 > t tabel = 2,034. Kesimpulan : Terjadi perbedaan peningkatan produksi ASI pada ibu menyusui primipara dan ibu menyusui multipara.dimana produksi ASI pada ibu menyusui multipara lebih lancar dibanding produksi ASI pada ibu menyusui primipara. Saran : Petugas kesehatan diharapkan dapat memberikan edukasi dan informasi yang akurat tentang terapi non farmakologi seperti pijat laktasi dan pijat oketani sebagai upaya memperbanyak produksi ASI kepada masyarakat khususnya ibu nifas. Kata Kunci : Pijat Laktasi, Pijat Oketani, Air Susu Ibu
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RY Midwifery |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Makassar > Jurusan Kebidanan |
| Depositing User: | Mahyuni Mahyuni Yunus |
| Date Deposited: | 18 May 2026 06:08 |
| Last Modified: | 18 May 2026 06:08 |
| URI: | http://repositorynew.poltekkes-mks.ac.id/id/eprint/1589 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
