ARIF, MUHAMMAD ILHAM (2024) Penatalaksanaan Fisioterapi Pada Gangguan Fungsional Lumbal Akibat Nyeri Punggung Bawah Non Spesifik di RSUD H PADJONGA DAENG NGALLE TAKALAR. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Makassar.
|
Text
KTI-MUHAMMAD ILHAM ARIF.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Nyeri punggung bawah merupakan masalah yang umum dijumpai dimasyarakat, dapat mengganggu gangguan gerak dan kegiatan sehari-hari masyarakat. Nyeri punggung bawah (NPB) didefinisikan sebagai nyeri, regangan otot, atau kekakuan yang terjadi di area antara batas bawah tulang rusuk dan di atas lipatan gluteal, dengan atau tanpa disertai nyeri yang menjalar ke tungkai (skiatika). Sebagian besar NPB dapat membaik dengan sendirinya, namun sebagian kecil sisanya merupakan kasus yang berbahaya dan perlu dilakukan penanganan segera. Jenis penelitian ini adalah studi kasus, yang bertujuan untuk mengetahui Penatalaksanaan Fisioterapi pada Gangguan Fungsional Lumbal Akibat Nyeri Punggung Bawah Non Spesifik di RSUD H Padjonga Daeng Ngalle Takalar yang telah dilaksanakan pada tanggal 05 Februari hingga 05 Maret 2024, modalitas yang digunakan yaitu TENS, SWD, Mc Kenzie Excercise. Sedangkan evaluasi yang digunakan untuk melihat kemajuan terapi adalah Spasme (Penn Spasm Frequency) dan Gangguan Fungsional (ODI). Hasil pengukuran penn spasm frequency dengan membandingkan sebelum terapi dan setelah terapi dimana Tn. S sebelum terapi memiliki skala frequency grade 3 menjadi grade 2 setelah terapi, Ny. B sebelum terapi memiliki skala frequency grade 2 menjadi grade 1 setelah terapi, dan Ny. S sebelum terapi memiliki skala frequency grade 3 menjadi grade 2 setelah terapi. Hasil pemeriksaan aktivitas fungsional dengan Oswestry Disability Index (ODI) dengan membandingkan sebelum terapi dan setelah terapi. Total nilai yang diperoleh pasien Tn. S sebelum melakukan terapi yaitu 42% (Disabilitas Parah) menjadi 20% (Disabilitas minimum), pasien Ny. B yaitu 32% (Disabilitas Sedang) menjadi 10% (Disabilitas Minimum), dan pasien Ny. S yaitu 36% (Disabilitas Sedang) menjadi 16% (Disabilitas minimum). Dengan demikian disimpulkan bahwa pemberian TENS, SWD, dan Mc Kenzie Excercise dapat menurunkan spasme, nyeri,dan meningkatkan aktivitas fungsional pada pasien penderita Nyeri Punggung Bawah Non Spesifik.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RP Physiotherapy |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Makassar > Jurusan Fisioterapi |
| Depositing User: | Unnamed user with email hasnawati@poltekkes-mks.ac.id |
| Date Deposited: | 26 May 2026 06:10 |
| Last Modified: | 26 May 2026 06:10 |
| URI: | http://repositorynew.poltekkes-mks.ac.id/id/eprint/1452 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
