Penatalaksanaan Fisioterapi Pada Post Op Rekonstruksi Anterior Cruciatum Ligamen di RS Bhayangkara Makassar

ARFAH, NUR AFNI (2023) Penatalaksanaan Fisioterapi Pada Post Op Rekonstruksi Anterior Cruciatum Ligamen di RS Bhayangkara Makassar. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Makassar.

[img] Text
Karya Tulis Ilmiah_Nur Afni Arfah 1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Post Op Rekonstruksi Anterior Cruciatum Ligamenmerupakan tindakan operasi dengan melakukan pencangkokan serabut tendon kedalam ligamen cruciatum anterior. Pasca operasi sering menimbulkan komplikasi berupa nyeri dan bengkak, keterbatasan ROM, kelemahan otot quadriceps dan hamstrings, gangguan proprioception sendi dan keseimbangan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penatalaksanaan fisioterapi dengan Short Wave Diathermy (SWD) dan Neuromuscular Training pada Post Op Rekonstruksi Anterior Cruciatum Ligamen, jenis penelitian adalah studi kasus,dilaksanakan di RS. Bhayangkara Makassar. Jumlah sampel sebanyak 2 orang yang memenuhi kriteria sampel. Pengumpulan data diperoleh melalui pengukuran nyeri dengan menggunakan Visual Analog Scale (VAS),keterbatasan ROM dengan menggunakan goniometer, kelemahan otot dengan menggunakan Manual Muscle Testing (MMT), dan pengukuran kemampuan fungsional dengan menggunakan skala jette. Hasil pemeriksaan fisioterapi didapatkan diagnose yaitu “Nyeri, hipomobile, dan keterbatasan aktivitas fungsional akibat Post Op Rekontruksi Anterior Cruciatum Ligamen. Intervensi yang diberikan sesuai problematik yang didapatkan adalahShort Wave Diathermy (SWD) dan Neuromuscular Training,diberikan sebanyak 8 kali intervensi. Setelah 8 kali terapi; untuk Tn. A didapatkan adanya penurunan nyeri gerak fleksi dari 9 menjadi 4 dan nyeri gerak ekstensi dari 4,2 menjadi 0, terjadi peningkatan ROM aktif fleksi dari 50° menjadi 110° dan pasif fleksi dari 51° menjadi 112°, terjadi peningkatan kekuatan otot hamstring dari 3+ menjadi 4, dan otot quadriceps dari 3+ menjadi 5, kemudian terjadi perbaikan kemampuan fungsional. Untuk Tn. J didapatkan adanya penurunan nyeri gerak fleksi dari 7,8 menjadi 3,2 dan nyeri gerak ekstensi dari 2 menjadi 0, terjadi peningkatan ROM aktif fleksi dari 80° menjadi 120° dan pasif fleksi dari 52° menjadi 130°, terjadi peningkatan kekuatan otot pada otot hamstring dari 3+ menjadi 4, dan otot quadriceps dari 3+ menjadi 5, kemudian terjadi perbaikan kemampuan fungsional. Kesimpulan penelitian ini adalah penatalaksanaan fisioterapi denganShort Wave Diathermy (SWD), dan Neuromuscular Trainingdapat menghasilkan penurunan nyeri, peningkatan ROM, peningkatan kekuatan otot, dan perbaikan aktivitas fungsional pada pasien post op rekonstruksi ACL.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > RP Physiotherapy
Divisions: Poltekkes Kemenkes Makassar > Jurusan Fisioterapi
Depositing User: Unnamed user with email hasnawati@poltekkes-mks.ac.id
Date Deposited: 02 May 2026 23:28
Last Modified: 02 May 2026 23:28
URI: http://repositorynew.poltekkes-mks.ac.id/id/eprint/1331

Actions (login required)

View Item View Item