ISOLASI DAN IDENTIFIKASI BAKTERI Staphylococcus aureus PADA PENDERITA ULKUS DIABETIK DI KOTA MAKASSAR

SYUKUR, SITI NURLAILA (2024) ISOLASI DAN IDENTIFIKASI BAKTERI Staphylococcus aureus PADA PENDERITA ULKUS DIABETIK DI KOTA MAKASSAR. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Makassar.

[img] Text
,ISOLASI DAN IDENTIFIKASI BAKTERI Staphylococcus aureus PADA.docx.pdf
Restricted to Registered users only

Download (10MB)
[img] Text
JURNAL_029_SITI NURLAILA SYUKUR.docx
Restricted to Registered users only

Download (68kB)
[img] Text
Turnitin-Siti Nurlaila Syukur_compressed.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] Text
SITI NURLAILA SYUKUR 24_Skripsi.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)

Abstract

Ulkus Diabetikum merupakan komplikasi yang sering terjadi pada pasien dengan diabetes sebagai akibat dari adanya gangguan perfusi pada jaringan serta infeksi mikroorganisme, salah satunya adalah infeksi yang disebabkan oleh bakteri Staphylococcus aureus. Penanganan yang kurang baik pada ulkus diabetik dapat menyebabkan kematian jaringan. Staphylococcus aureus adalah bakteri coccus gram positif yang menimbulkan penyakit infeksi pada manusia. Penelitian ini bertujuan untuk Isolasi dan identifikasi Bakteri Staphylocccus aureus pada penderita ulkus diabetik di Kota Makassar. Jenis Penelitian Deskriptif.Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah Purposive sampling. Pemeriksaan sampel dilakukan di Laboratorium Mikrobiologi Jurusan Teknologi Laboratorium Medik Poltekkes Kemenkes Makassar sebanyak 20 sampel. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 20 Maret sampai 10 Mei. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari 20 sampel didapatkan 12 hasil positif (60,0%) Staphylococcus aureus dan 8 hasil Negatif (40,0%) Staphylococcus aureus. Dan Uji resistensi terhadap antibiotik cefoxitin menunjukkan bahwa dari 12 sampel yang positif Staphylococcuc aureus terdapat 5 sampel yang resisten, 7 sampel yang sensitif terhadap antibiotik cefoxitin. Penderita ulkus diabetikum memperhatikan penanganan lukanya agar tidak terjadi infeksi yang lebih parah dan menjaga kebersihan luka dan menghindari benda-benda yang mungkin terkontaminasi dengan bakteri.Tenaga medis sebaiknya antibiotik yang diberikan kepada pasien berdasarkan hasil kultur bakteri dan uji sensitivitas dengan memperhatikan derajat infeksi ulkus diabetik serta diperlukan pengendalian terhadap pemakaian antibiotik di rumah sakit.Untuk Peneliti selanjutnya perlu dilakukan penelitian dengan jumlah sampel yang lebih banyak, jenis bakteri yang lebih beragam dan uji resitensi antibiotik yang lebih beragam

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > RR Medical Laboratory Technology
Divisions: Poltekkes Kemenkes Makassar > Jurusan Teknologi Laboratorium Medis
Depositing User: Ros Rosmiati Rosmiati
Date Deposited: 22 Apr 2026 02:50
Last Modified: 22 Apr 2026 02:50
URI: http://repositorynew.poltekkes-mks.ac.id/id/eprint/1209

Actions (login required)

View Item View Item