IDENTIFIKASI JAMUR Candida albicans DENGAN METODE POLYMERASE CHAIN REACTION PADA KEPUTIHAN PENGGUNA KONTRASEPSI HORMONAL

Maghfirah, Nurul (2024) IDENTIFIKASI JAMUR Candida albicans DENGAN METODE POLYMERASE CHAIN REACTION PADA KEPUTIHAN PENGGUNA KONTRASEPSI HORMONAL. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Makassar.

[img] Text
SKRIPSI LENGKAP_026_NURUL MAGHFIRAH.pdf

Download (4MB)
[img] Text
JURNAL_026_NURUL MAGHFIRAH.pdf

Download (502kB)
[img] Text
TURNITIN_026_NURUL MAGHFIRAH.pdf

Download (4MB)

Abstract

Kontrasepsi hormonal merupakan salah satu faktor yang dapat meningkatkan risiko terjadinya penyakit Kandidiasis Vulvovaginal (KVV) yang umumnya disebabkan oleh pertumbuhan jamur Candida sp. terutama Candida albicans. Identifikasi jamur Candida albicans cukup sulit dilakukan melalui pemeriksaan langsung, sehingga diperlukan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) yang lebih akurat dan spesifik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil identifikasi jamur Candida albicans dengan metode PCR pada keputihan pengguna kontrasepsi hormonal. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan rancangan observasional laboratorium, jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 24 sampel yang memenuhi kriteria inklusi penelitian. Pengumpulan sampel dilakukan di RSKDIA Siti Fatimah Makassar dan pemeriksaan sampel dilakukan di Laboratorium Molekuler HUMRC RSPTN-UH Makassar pada bulan April-Mei 2024. Hasil yang diperoleh pada penelitian ini berdasarkan karakteristik subjek penelitian didapatkan pengguna kontrasepsi terbanyak adalah pengguna kontrasepsi implan yaitu sebanyak 91,7%, berdasarkan klasifikasi umur terbanyak ditemukan yaitu umur 21-25 tahun sebanyak 33,3%, berdasarkan lama penggunaan terbanyak ditemukan dengan lama penggunaan 4 bulan sebanyak 29,2%, dan pada pemeriksaan PCR menggunakan primer forward CABF59 dan reverse CABDR125 untuk mengidentifikasi Deoxyribonucleic Acid (DNA) Candida albicans terhadap pengguna kontrasepsi suntik dan implan diperoleh keseluruhan hasil negatif (100%), sehingga dapat disimpulkan bahwa dari 24 pengguna kontrasepsi hormonal yang diidentifikasi dengan menggunakan metode PCR tidak satupun ditemukan DNA jamur Candida albicans, dan disarankan untuk peneliti selanjutnya agar memperluas rentang lama penggunaan kontrasepsi untuk mendapatkan hasil yang lebih representatif, pemeriksaan dilakukan dengan segera terhadap sampel untuk mencegah degradasi DNA selama penyimpanan, serta melakukan kultur terlebih dahulu sebelum PCR untuk memastikan bahwa pada sampel swab vagina pengguna kontrasepsi hormonal terdapat jamur yang diduga sebagai Candida albicans.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > RR Medical Laboratory Technology
Divisions: Poltekkes Kemenkes Makassar > Jurusan Teknologi Laboratorium Medis
Depositing User: Unnamed user with email hasnawati@poltekkes-mks.ac.id
Date Deposited: 23 Feb 2026 03:02
Last Modified: 23 Feb 2026 03:02
URI: http://repositorynew.poltekkes-mks.ac.id/id/eprint/1193

Actions (login required)

View Item View Item