Faradillah, Faradillah (2024) Uji Aktvitas Antijerawat Ekstrak Daun Bandotan (Ageratum Conyzoides L) Terhadap Bakteri Penyebab Jerawat Staphylococcus epidermidis. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Makassar.
|
Text
LAPORAN AKHIR FARADILLAH FIX new (1).pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text
ARTIKEL LTA FARADILLAH FIX.pdf Download (739kB) |
|
|
Text
LTA FARADILLAH TURNITIN.pdf Download (1MB) |
Abstract
ABSTRAK Penelitian ini untuk mengetahui aktivitas antibakteri dari ekstrak daun Bandotan (Ageratum conyzoides L) terhadap bakteri uji yaitu bakteri penyebab jerawat Staphylococcus epidermidis. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimental laboratorium Aktivitas antibakteri diuji dengan metode sumuran. Konsentrasi yang digunakan yaitu 2% dengan rata rata diameter zona hambat antibakteri 9,67 mm , konsentrasi 4% dengan rata-rata diameter zona hambat bakteri 12,3 mm, konsentrasi 8% dengan rata-rata diameter zona hambat bakteri 14,00 mm, kontrol negatif dengan rata-rata diameter zona hambat bakteri 0,00 mm dan kontrol positif dengan rata-rata diameter zona hambat bakteri 24,00 mm. Hasil pengujian statistik dengan menggunakan SPSS menunjukkan bahwa pengujian normalitas dan homogenitas dianggap normal dan homogen apabila nilai p value > 0,05. Hasil uji normalitas pada pengujian bakteri pada konsentrasi 8% yaitu 1,000 atau (> 0,05) yang menunjukkan hasil yang normal dan pada kontrol positif, kontrol negatif, konsentrasi 2%b/v, konsentrasi 4%b/v dan konsentrasi 8%b/v yaitu (< 0,05) dengan nilai (<0,001) yang menunjukkan hasil yang tidak normal. Hasil uji homogenitas pada kontrol negatif, kontrol positif, konsentrasi 2%b/v, konsentrasi 4%b/v dan konsentrasi 8%b/v diperoleh hasil (p > 0,05) menunjukkan hasil yang homogen. Berdasarkan hasil yang diperoleh pada uji normalitas menunjukkan hasil yang tidak normal, maka dilakukan uji non parametrik. Untuk menentukan adanya perbedaan daya hambat dari perlakuan digunakan Kruskal-Wallis test diperoleh hasil P=0,009 (P < 0,05) yang berarti ada perbedaan nyata atau signifikan dari kelompok perlakukan sehingga dilanjutkan dengan uji Mann-Whitney test. Analisis Mann-Whitney test menunjukkan bahwa kontrol negatif berbeda nyata dengan konsentrasi 8% b/v dan konsentrasi 11% dengan nilai hasil uji < 0,05 atau signifikan dengan nilai sebesar 0,046 mm. Untuk hasil uji konsentrasi 8% b/v berbeda nyata dengan konsentrasi 11% b/v karena nilai hasil < 0,05 atau signifikan dengan nilai 0,043 mm. Berdasarkan hasil uji SPSS menunjukkan semakin tinggi konsentrasi maka semakin besar zona hambat yang dihasilkan. Analisis Mann-Whitney test menunjukkan bahwa Hasil yang diperoleh menunjukkan konsentrasi 2%b/v tidak berbeda nyata dengan konsentrasi 4%b/v, tetapi berbeda nyata dengan konsentrasi 8%b/v, kontrol positif dan kontrol negatif. Konsentrasi 4%b/v berbeda nyata dengan 8%b/v, kontrol positif dan kontrol negatif. Berdasarkan hasil uji SPSS menunjukkan semakin tinggi konsentrasi maka semakin besar zona hambat yang dihasilkan.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Makassar > Jurusan Farmasi |
| Depositing User: | Unnamed user with email hasnawati@poltekkes-mks.ac.id |
| Date Deposited: | 13 Feb 2026 05:02 |
| Last Modified: | 13 Feb 2026 05:02 |
| URI: | http://repositorynew.poltekkes-mks.ac.id/id/eprint/1163 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
