Kurniawan, Muhammad Raehan Tri (2025) PENGARUH MENGUNYAH PERMEN KARET XYLITOL TERHADAP PH SALIVA DAN AKUMULASI STREPTOCOCCUS MUTANS. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Makassar.
|
Text
SKRIPSI_MUFAKHIRAH_PO714261211058.pdf Restricted to Repository staff only Download (5MB) |
|
|
Text
JURNAL_MUFAKHIRAH_PO714261211058.pdf Download (474kB) |
|
|
Text
TURNITIN SKRIPSI_MUFAKHIRAH_PO714261211058.pdf Download (995kB) |
Abstract
Karies gigi merupakan salah satu masalah kesehatan gigi dan mulut yang prevalensinya tinggi di Indonesia maupun di dunia. Salah satu faktor penyebab utama adalah ketidakseimbangan pH saliva dan akumulasi bakteri Streptococcus mutans. Xylitol sebagai pemanis alami diketahui memiliki efek antibakteri dan dapat meningkatkan pH saliva, sehingga berpotensi digunakan sebagai upaya pencegahan karies. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh mengunyah permen karet xylitol terhadap pH saliva dan jumlah koloni Streptococcus mutans. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen pra-eksperimental dengan desain one-group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 10 mahasiswa Program Studi D.IV Terapi Gigi Poltekkes Kemenkes Makassar yang dipilih secara kuota random sampling. Data dikumpulkan dengan mengukur pH saliva menggunakan kertas pH dan menghitung jumlah koloni Streptococcus mutans dengan metode total plate count pada media Mitis-Salivarius Agar, sebelum dan sesudah intervensi mengunyah permen karet xylitol selama 3–5 menit. Analisis data dilakukan menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk dan uji paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rata-rata pH saliva dari 7 menjadi 8,4 dengan selisih 1,4 (p < 0,001), serta penurunan rata-rata jumlah koloni Streptococcus mutans dari 209,8 menjadi 141,1 dengan selisih 70,7 (p < 0,001). Kedua hasil tersebut menunjukkan pengaruh yang signifikan setelah mengunyah permen karet xylitol. Kesimpulannya, mengunyah permen karet xylitol dapat meningkatkan pH saliva menjadi lebih basa serta menurunkan jumlah koloni Streptococcus mutans di rongga mulut. Hal ini mendukung penggunaan xylitol sebagai salah satu strategi pencegahan karies gigi yang mudah diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Kata kunci : Karies gigi; Ph saliva; Streptococcus mutans; xylitol
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RK Dentistry |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Makassar > Jurusan Kesehatan Gigi |
| Depositing User: | Unnamed user with email hasnawati@poltekkes-mks.ac.id |
| Date Deposited: | 29 Jul 2026 03:18 |
| Last Modified: | 29 Jul 2026 03:18 |
| URI: | http://repositorynew.poltekkes-mks.ac.id/id/eprint/1916 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
