AFIFA SYAHIRA, RIFDA (2026) DAYA TERIMA DAN KADAR ZAT BESI NUGGET IKAN TERI DAN DAUN KELOR. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Makassar.
|
Text
MANUSKRIP RIFDA AFIFA SYAHIRA.pdf Restricted to Repository staff only Download (251kB) |
|
|
Text
SKRIPSI PUSTAKA LENGKAP + MANUSKRIP.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
|
|
Text
TURNITIN MANUSKRIP RIFDA AFIFA SYAHIRA.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text
TURNITIN SKRIPSI RIFDA AFIFA SYAHIRA.pdf Restricted to Repository staff only Download (893kB) |
Abstract
Remaja putri memiliki kerentanan terhadap masalah gizi, salah satunya anemia. Data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 menunjukkan bahwa prevalensi anemia pada remaja putri usia 15–24 tahun di Indonesia sebesar 18%. Pencegahan anemia dapat dilakukan dengan meningkatkan konsumsi makanan yang mengandung zat besi. Nugget berbahan dasar ikan teri yang dikombinasikan dengan daun kelor dapat menjadi alternatif pangan sumber zat besi bagi remaja putri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya terima nugget ikan teri dan daun kelor berdasarkan aspek warna, aroma, tekstur, dan rasa, serta menganalisis kadar zat besi pada formula terbaik. Penelitian ini merupakan penelitian pra eksperimen dengan desain Post Test Group Design. Penelitian ini menggunakan variasi konsentrasi ikan teri dan daun kelor adalah (90%:10%), (80%:20%), dan (70%:30%). Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 30 Makassar pada bulan Januari 2026 dengan jumlah panelis tidak terlatih sebanyak 100 orang. Analisis kadar zat besi dilakukan di Balai Besar Laboratorium Kesehatan Makassar dengan Metode Atomic Absorption Spectrophotometry (AAS). Hasil penelitian menunjukkan daya terima panelis terhadap nugget ikan teri dan daun kelor paling disukai pada konsentrasi (70%:30%) berdasarkan aspek warna, aroma, dan tekstur, sedangkan daya terima panelis berdasarkan aspek rasa paling disukai pada konsentrasi (80%:20%). Hasil analisis menunjukkan bahwa kadar zat besi pada formula terbaik nugget ikan teri dan daun kelor dengan konsentrasi (70%:30%) sebesar 2,98 mg/100 g. Disarankan bagi peneliti selanjutnya untuk melakukan penelitian lanjutan guna memperbaiki nugget ikan teri dan daun kelor, terutama pada proses pengolahan bahan untuk mengurangi aroma langu dan rasa kuat, serta perlu dilakukan uji zat gizi lainnya untuk penyempurnaan produk. Kata kunci : Nugget, Daya Terima, Zat Besi
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Q Science > QN Nutrition |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Makassar > Jurusan Gizi |
| Depositing User: | Elsi Elsi Premiwati |
| Date Deposited: | 28 Aug 2026 07:13 |
| Last Modified: | 28 Aug 2026 07:13 |
| URI: | https://repositorynew.poltekkes-mks.ac.id/id/eprint/2735 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

