NURAZIZAH, SITI (2026) ANALISIS HASIL PEMERIKSAAN ALBUMIN CREATININE RATIO SEBAGAI SKRINING AWAL GANGGUAN FUNGSI GINJAL PADA PEMINUM ALKOHOL TRADISIONAL BERDASARKAN LAMA KONSUMSI. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Makassar.
|
Text
042_Siti Nurazizah_Skripsi.pdf Restricted to Repository staff only Download (11MB) |
|
|
Text
042_Siti Nurazizah_Jurnal.pdf Restricted to Repository staff only Download (618kB) |
|
|
Text
042_Siti Nurazizah_Turnitin Skripsi .pdf.pdf Restricted to Repository staff only Download (42MB) |
Abstract
Konsumsi alkohol tradisional yang dilakukan dalam jangka waktu lama dapat meningkatkan risiko terjadinya gangguan fungsi ginjal akibat paparan etanol yang berlangsung secara terus-menerus. Salah satu pemeriksaan yang dapat dimanfaatkan sebagai skrining awal gangguan fungsi ginjal adalah Albumin Creatinine Ratio (ACR) karena mampu mendeteksi peningkatan ekskresi albumin urine pada tahap awal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik responden, mengetahui kategori hasil pemeriksaan ACR, serta menganalisis hubungan antara lama konsumsi alkohol tradisional dan hasil pemeriksaan ACR. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 23 peminum alkohol tradisional yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling sesuai dengan kriteria inklusi yang telah ditetapkan. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat. Uji normalitas menggunakan Shapiro-Wilk, kemudian dilanjutkan dengan uji korelasi Spearman Rank karena data menunjukkan distribusi yang tidak normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berada pada kelompok usia 40–49 tahun, yaitu sebanyak 9 orang (40%). Berdasarkan lama konsumsi alkohol tradisional, kelompok terbanyak berada pada rentang 30–39 tahun sebanyak 7 orang (30%). Hasil pemeriksaan ACR menunjukkan bahwa 22 responden (96%) termasuk dalam kategori normal, sedangkan 1 responden (4%) termasuk dalam kategori mikroalbuminuria. Tidak ditemukan responden dengan kategori makroalbuminuria. Hasil uji korelasi Spearman Rank memperoleh nilai koefisien korelasi (ρ) sebesar -0,116 dengan nilai signifikansi (p) sebesar 0,599 (p > 0,05), sehingga menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang bermakna antara lama konsumsi alkohol tradisional dan hasil pemeriksaan ACR. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa sebagian besar peminum alkohol tradisional memiliki hasil pemeriksaan ACR dalam kategori normal. Selain itu, lama konsumsi alkohol tradisional tidak menunjukkan hubungan yang bermakna dengan hasil pemeriksaan ACR.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RR Medical Laboratory Technology |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Makassar > Jurusan Teknologi Laboratorium Medis |
| Depositing User: | Elsi Elsi Premiwati |
| Date Deposited: | 28 Aug 2026 06:52 |
| Last Modified: | 28 Aug 2026 06:52 |
| URI: | https://repositorynew.poltekkes-mks.ac.id/id/eprint/2721 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

