HUBUNGAN KADAR PROTEIN URINE DENGAN KADAR KREATININ SERUM PADA PASIEN HIPERTENSI DI PUSKESMAS LOMPOE KOTA PAREPARE

RAMLAH B., RAMLAH B. (2026) HUBUNGAN KADAR PROTEIN URINE DENGAN KADAR KREATININ SERUM PADA PASIEN HIPERTENSI DI PUSKESMAS LOMPOE KOTA PAREPARE. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Makassar.

[img] Text
SKRIPSI RAMLAH.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] Text
069_Ramlah B_Jurnal Skripsi (2) (1).pdf
Restricted to Repository staff only

Download (521kB)
[img] Text
turnitin skripsi Ramlah (1).pdf
Restricted to Repository staff only

Download (14MB)

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang masih menjadi masalah kesehatan utama di dunia dan dapat menyebabkan komplikasi serius, termasuk gangguan fungsi ginjal. Kerusakan ginjal pada pasien hipertensi dapat ditandai dengan meningkatnya kadar protein urine dan kadar kreatinin serum akibat penurunan fungsi filtrasi glomerulus. Pemeriksaan protein urine dan kreatinin serum penting dilakukan sebagai deteksi dini gangguan ginjal pada pasien hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kadar protein urine dengan kadar kreatinin serum pada pasien hipertensi. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan desain cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 30 pasien hipertensi yang memenuhi kriteria inklusi. Data dikumpulkan melalui pemeriksaan protein urine dan kadar kreatinin serum pada pasien hipertensi yang menjalani pemeriksaan di wilayah kerja Puskesmas Lompoe Kota Parepare pada bulan Maret–April 2026. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar pasien memiliki kadar protein urine negatif dan kadar kreatinin serum normal. Karakteristik subjek penelitian didominasi oleh perempuan dibandingkan laki-laki. Hasil analisis menggunakan uji Rank Spearman menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kadar protein urine dengan kadar kreatinin serum pada pasien hipertensi dengan nilai sig. > 0,05. Oleh karena itu, pasien hipertensi disarankan untuk melakukan pemeriksaan fungsi ginjal secara rutin, menjaga tekanan darah tetap terkontrol, menerapkan pola hidup sehat, serta menjalani pengobatan secara teratur guna mencegah terjadinya komplikasi ginjal lebih lanjut.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > RR Medical Laboratory Technology
Divisions: Poltekkes Kemenkes Makassar > Jurusan Teknologi Laboratorium Medis
Depositing User: Elsi Elsi Premiwati
Date Deposited: 28 Aug 2026 06:15
Last Modified: 28 Aug 2026 06:15
URI: https://repositorynew.poltekkes-mks.ac.id/id/eprint/2698

Actions (login required)

View Item View Item
Katalog SLiMS Web Analytics