NURAFIFAH, NURAFIFAH (2026) PERBANDINGAN EFEKTIVITAS AIR PERASAN BUAH JERUK NIPIS (Citruslaurantifolia) DAN BUAH LBELIMBING WULUH (Averrhoa ibilimbi l) DALAM PEMERIKSAAN HITUNG JUMLAH LEUKOSIT. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Makassar.
|
Text
026_Nurafifah_Skripsi Turnitin.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
|
|
Text
026_Nurafifah_Jurnal Skripsi.pdf Restricted to Repository staff only Download (309kB) |
|
|
Text
026_Turnitin_Nurafifah.pdf Restricted to Repository staff only Download (24MB) |
Abstract
Pemeriksaan hitung jumlah leukosit secara manual menggunakan bilik hitung memerlukan larutan Turk yang mengandung asam asetat glasial sebagai pelisis eritrosit. Penggunaan bahan kimia tersebut mendorong pencarian bahan alami alternatif yang memiliki sifat asam serupa, seperti jeruk nipis dan belimbing wuluh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas air perasan jeruk nipis dan belimbing wuluh pada konsentrasi 2%, 4%, dan 6% sebagai pengganti asam asetat glasial dalam larutan Turk pada pemeriksaan hitung jumlah leukosit secara manual. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen laboratorium yang dilaksanakan pada tanggal 16–18 April 2026 di Laboratorium Kimia Jurusan Teknologi Laboratorium Medis Poltekkes Kemenkes Makassar. Besar sampel ditentukan menggunakan rumus Federer dan diperoleh sebanyak 48 sampel, yang terdiri atas 24 sampel kelompok jeruk nipis dan 24 sampel kelompok belimbing wuluh. Sebelum pembuatan larutan modifikasi dilakukan titrasi asam-basa menggunakan NaOH 0,1 M untuk menentukan kadar asam masing-masing bahan. Hasil titrasi menunjukkan kadar asam jeruk nipis sebesar 7,68% dan belimbing wuluh sebesar 7,14%. Data dianalisis menggunakan uji One-Way ANOVA untuk mengetahui perbedaan rata-rata jumlah leukosit antar kelompok perlakuan. Hasil uji menunjukkan nilai signifikansi p = 0,000 (<0,05) sehingga H₀ ditolak dan H₁ diterima, yang menunjukkan bahwa terdapat perbedaan rata-rata jumlah leukosit yang signifikan antar kelompok perlakuan. Oleh karena itu, analisis dilanjutkan menggunakan uji Post Hoc Tukey HSD untuk mengidentifikasi pasangan kelompok yang memiliki perbedaan maupun yang tidak memiliki perbedaan bermakna. Hasil uji Post Hoc Tukey HSD menunjukkan bahwa kelompok jeruk nipis konsentrasi 2% dan belimbing wuluh konsentrasi 2% tidak berbeda bermakna dengan kelompok larutan Turk maupun kelompok kontrol (p>0,05). Berdasarkan hasil tersebut, air perasan jeruk nipis dan belimbing wuluh konsentrasi 2% berpotensi digunakan sebagai alternatif pengganti asam asetat glasial dalam larutan Turk pada pemeriksaan hitung jumlah leukosit secara manual karena menghasilkan jumlah leukosit yang paling mendekati kelompok kontrol dan larutan Turk standar.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RR Medical Laboratory Technology |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Makassar > Jurusan Teknologi Laboratorium Medis |
| Depositing User: | Elsi Elsi Premiwati |
| Date Deposited: | 28 Aug 2026 05:20 |
| Last Modified: | 28 Aug 2026 05:20 |
| URI: | https://repositorynew.poltekkes-mks.ac.id/id/eprint/2678 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

