UJI KESESUAIAN HASIL PEMERIKSAAN GLUKOSA DAN PROTEIN URIN PADA PENDERITA DIABETES MELITUS BERDASARKAN VARIASI WAKTU PENUNDAAN

SENOBUA’, NOVIANTI RANDE (2026) UJI KESESUAIAN HASIL PEMERIKSAAN GLUKOSA DAN PROTEIN URIN PADA PENDERITA DIABETES MELITUS BERDASARKAN VARIASI WAKTU PENUNDAAN. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Makassar.

[img] Text
059_Novianti Rande Senobua_Skripsi.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)
[img] Text
059_Novianti Rande Senobua_Jurnal Skripsi.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (171kB)
[img] Text
059_Novianti Rande Senobua_Turnitin Skripsi.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Diabetes Melitus merupakan penyakit metabolik yang memerlukan pemeriksaan laboratorium sebagai penunjang diagnosis dan pemantauan kondisi pasien. Pemeriksaan glukosa dan protein urin sering digunakan dalam pelayanan kesehatan, namun waktu penundaan pemeriksaan dapat memengaruhi stabilitas sampel urin dan hasil pemeriksaan laboratorium. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian hasil pemeriksaan glukosa dan protein urin pada penderita Diabetes Melitus berdasarkan variasi waktu penundaan. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan pra-eksperimental (one group repeated measures design). Sampel penelitian berjumlah 26 penderita Diabetes Melitus yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling di UPT Puskesmas Rappang. Pemeriksaan glukosa dan protein urin dilakukan menggunakan metode strip urin pada empat variasi waktu, yaitu segera, 30 menit, 60 menit, dan 90 menit setelah pengambilan sampel. Data dianalisis menggunakan uji Friedman dan dilanjutkan dengan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan bermakna pada hasil pemeriksaan glukosa urin berdasarkan variasi waktu penundaan dengan nilai p = 0,000 (p < 0,05). Perbedaan signifikan ditemukan pada pemeriksaan segera dibandingkan penundaan 90 menit dengan nilai p = 0,005. Sementara itu, hasil pemeriksaan protein urin tidak menunjukkan perbedaan bermakna pada seluruh variasi waktu penundaan dengan nilai p = 1,000 (p > 0,05). Kesimpulan penelitian ini adalah variasi waktu penundaan memengaruhi hasil pemeriksaan glukosa urin, tetapi tidak memengaruhi hasil pemeriksaan protein urin pada penderita Diabetes Melitus. Oleh karena itu, pemeriksaan glukosa urin disarankan dilakukan sesegera mungkin untuk menjaga akurasi hasil pemeriksaan laboratorium.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > RR Medical Laboratory Technology
Divisions: Poltekkes Kemenkes Makassar > Jurusan Teknologi Laboratorium Medis
Depositing User: Elsi Elsi Premiwati
Date Deposited: 28 Aug 2026 02:44
Last Modified: 28 Aug 2026 02:44
URI: https://repositorynew.poltekkes-mks.ac.id/id/eprint/2652

Actions (login required)

View Item View Item
Katalog SLiMS Web Analytics