M., FIQHIYATUL FAIDAH (2026) ANALISIS HASIL PEMERIKSAAN NEUTROPHIL LYMPHOCYTE RATIO PADA PENDERITA LEUKEMIA DITINJAU DARI VARIASI FASE KEMOTERAPI. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Makassar.
|
Text
008_Fiqhiyatul Faidah M._Skripsi.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
|
|
Text
008_Fiqhiyatul Faidah M._Jurnal.pdf Restricted to Repository staff only Download (335kB) |
|
|
Text
008_Fiqhiyatul Faidah M._Turnitin Skripsi.pdf Restricted to Repository staff only Download (6MB) |
Abstract
Neutrophil Lymphocyte Ratio (NLR) merupakan biomarker inflamasi yang berpotensi digunakan sebagai parameter pemantauan respons terapi pada penderita leukemia. Setiap fase kemoterapi memiliki tujuan dan regimen pengobatan yang berbeda sehingga dapat memengaruhi keseimbangan neutrofil dan limfosit yang tercermin pada nilai NLR. Oleh karena itu, analisis NLR berdasarkan variasi fase kemoterapi penting dilakukan untuk mengevaluasi perubahan respons hematologis selama pengobatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan dan korelasi hasil pemeriksaan NLR pada penderita leukemia terhadap variasi fase kemoterapi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain retrospektif pada 80 penderita leukemia yang memenuhi kriteria inklusi. Data NLR diperoleh pada empat fase kemoterapi penderita yaitu baseline, induksi, konsolidasi, dan maintenance, sehingga diperoleh 320 data NLR. Pengumpulan data dilakukan di Instalasi SIRS RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar pada 11 Mei–03 Juni 2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penderita leukemia terbanyak berjenis kelamin lakilaki (60,0%), dengan kelompok usia balita (46,3%), untuk jenis leukemia terbanyak pada ALL (62,5%), dan sebanyak 70,3% hasil pemeriksaan NLR berada pada kisaran normal. Uji Friedman dilakukan untuk mengetahui perbedaan hasil NLR berdasarkan variasi fase kemoterapi dan menunjukkan adanya perbedaan yang bermakna (p=0,000; p=<0,05). Selanjutnya, dilakukan uji Spearman untuk mengetahui korelasi antara hasil NLR terhadap variasi fase kemoterapi dan menunjukkan korelasi positif berkekuatan lemah (rₛ=0,329) yang signifikan (p=0,000; p<0,05). Disimpulkan bahwa terdapat perbedaan dan korelasi yang signifikan antara hasil pemeriksaan NLR pada penderita leukemia terhadap variasi fase kemoterapi. Disarankan agar penelitian selanjutnya dilakukan pada penderita leukemia kronis untuk memperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai perubahan nilai NLR pada pendekatan terapi yang berbeda.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RR Medical Laboratory Technology |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Makassar > Jurusan Teknologi Laboratorium Medis |
| Depositing User: | Elsi Elsi Premiwati |
| Date Deposited: | 27 Aug 2026 06:54 |
| Last Modified: | 27 Aug 2026 06:55 |
| URI: | https://repositorynew.poltekkes-mks.ac.id/id/eprint/2595 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

