ADRIANSEL, ASTRID (2026) DETEKSI INFEKSI HIV, SIFILIS, DAN HEPATITIS B PADA IBU HAMIL TRIMESTER SATU SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN PENULARAN PERINATAL DI PUSKESMAS KASSI-KASSI KOTA MAKASSAR. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Makassar.
|
Text
054_Astrid Adriansel_Skripsi.pdf Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
|
|
Text
054_Astrid Adriansel_Jurnal Skripsi.pdf Restricted to Repository staff only Download (290kB) |
|
|
Text
054_Astrid Adriansel_Turnitin.pdf Restricted to Repository staff only Download (18MB) |
Abstract
Deteksi dini infeksi HIV, sifilis, dan hepatitis B pada ibu hamil merupakan salah satu upaya penting dalam mencegah penularan infeksi dari ibu ke anak (transmisi perinatal). Program Triple Elimination dilaksanakan untuk menurunkan angka kesakitan dan kematian ibu maupun bayi akibat infeksi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran hasil pemeriksaan HIV, sifilis, dan hepatitis B pada ibu hamil trimester satu di Puskesmas Kassi-Kassi Kota Makassar. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 24 ibu hamil trimester satu yang diperoleh menggunakan teknik total sampling. Pemeriksaan dilakukan menggunakan metode imunokromatografi dengan sampel darah untuk mendeteksi HIV, sifilis, dan hepatitis B. Data hasil pemeriksaan kemudian dianalisis secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk tabel serta narasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pemeriksaan HIV seluruh sampel sebanyak 24 orang (100%) dinyatakan non reaktif. Pada pemeriksaan sifilis diperoleh 1 sampel (4,2%) reaktif dan 23 sampel (95,8%) non reaktif. Sementara itu, pada pemeriksaan hepatitis B diperoleh 2 sampel (8,3%) reaktif dan 22 sampel (91,7%) non reaktif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa masih ditemukan kasus reaktif sifilis dan hepatitis B pada ibu hamil trimester satu sehingga skrining rutin perlu terus ditingkatkan sebagai upaya pencegahan penularan infeksi dari ibu ke anak. Kesimpulan penelitian ini adalah sebagian besar ibu hamil trimester satu di Puskesmas Kassi-Kassi Kota Makassar memiliki hasil non reaktif terhadap HIV, sifilis, dan hepatitis B, namun masih ditemukan hasil reaktif pada pemeriksaan sifilis dan hepatitis B. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan pelaksanaan skrining Triple Elimination secara rutin dan menyeluruh pada ibu hamil untuk mendukung deteksi dini serta pencegahan transmisi perinatal.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RR Medical Laboratory Technology |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Makassar > Jurusan Teknologi Laboratorium Medis |
| Depositing User: | Elsi Elsi Premiwati |
| Date Deposited: | 27 Aug 2026 04:44 |
| Last Modified: | 27 Aug 2026 04:44 |
| URI: | https://repositorynew.poltekkes-mks.ac.id/id/eprint/2569 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

