AGUSTIANI, VIQARAHMI (2025) ANALISIS HASIL PEMERIKSAAN ANALISA GAS DARAH PADA PENDERITA CORONAVIRUS DISEASE 2019 DITINJAU DARI JENIS KELAMIN DAN KLASIFIKASI UMUR. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Makassar.
|
Text
VIQARAHMI AGUSTIANI_TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS - Viqarahmi Agustiani.pdf Restricted to Repository staff only Download (9MB) |
|
|
Text
VIQARAHMI AGUSTIANI_TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS - Viqarahmi Agustiani.pdf Download (633kB) |
|
|
Text
VIQARAHMI AGUSTIANI_TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS - Viqarahmi Agustiani.pdf Download (6MB) |
Abstract
Tingkat keparahan Coronavirus Disease 2019 dapat dipengaruhi oleh faktor jenis kelamin dan umur, karena perbedaan respon imun dan kondisi fisiologis yang dapat menyebabkan gangguan keseimbangan asam basa dan gangguan respirasi yang memicu terjadinya badai sitokin sehingga menyebabkan Acute Respiratory Distress Syndrome (ARDS) yang berujung pada kematian. Diperlukan biomarker potensial untuk mengukur kondisi respirasi penderita COVID-19 salah satunya dengan pemeriksaan AGD. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi hasil pemeriksaan AGD terhadap jenis kelamin dan klasifikasi umur. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif, dengan desain penelitian deskriptif kuantitatif, menggunakan pendekatan analisa data sekunder, penelitian dilakukan pada 16 Mei sampai 16 Juni 2025. Menggunakan teknik pengambilan data purposive sampling, data yang digunakan merupakan data sekunder penderita COVID-19 diperoleh dari Laboratorium RSKD Dadi Provinsi Sulawesi Selatan sejak tanggal 1 Januari 2020 sampai 31 Desember 2022 sebanyak 149 data yang memenuhi kriteria inklusi penelitian. Didapatkan hasil yaitu penderita COVID-19 yang melakukan pemeriksaan AGD terbanyak abnormal sebanyak 118 orang (79,2%) dengan jenis gangguan terbanyak alkalosis respiratorik sebanyak 42 orang (28,2%). Dilakukan uji korelasi spearman untuk mengetahui korelasi setiap variabel, didapatkan hasil terdapat hubungan yang signifikan antara pemeriksaan pH p=0,096 (p<0,1) terhadap jenis kelamin, sedangkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara hasil pemeriksaan AGD pada parameter pCO2 p=0,664 (p˃0,1), pO2 p=0,984 (p˃0,1), BEecf p=0,664 (p˃0,1), HCO3‾ p=0,362 (p˃0,1), TCO2 p=0,656 (p˃0,1) dan SO2 p=0,847 (p˃0,1) terhadap jenis kelamin. Untuk klasifikasi umur didapatkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara hasil pemeriksaan AGD pada parameter pH p=0,324 (p˃0,1), PCO2 p=0,497 (p˃0,1), pO2 p=0,600 (p˃0,1), BEecf p=0,557 (p˃0,1), HCO3‾ p=0,335 (p˃0,1), TCO2 p=0,968 (p˃0,1) dan SO2 p=0,879 (p˃0,1) terhadap klasifikasi umur. Sehingga disimpulkan bahwa parameter pH dapat menjadi salah satu indikator tambahan untuk memantau status metabolik pasien COVID-19 secara lebih personal.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RR Medical Laboratory Technology |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Makassar > Jurusan Teknologi Laboratorium Medis |
| Depositing User: | Elsi Elsi Premiwati |
| Date Deposited: | 10 Aug 2026 04:09 |
| Last Modified: | 10 Aug 2026 04:09 |
| URI: | https://repositorynew.poltekkes-mks.ac.id/id/eprint/2477 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

