ZULFADLI, ZULFADLI (2025) PEMANFAATAN SERUM SISA SEBAGAI ALTERNATIF PENGGANTI ANTISERA ABO DAN RHESUS DALAM PENENTUAN GOLONGAN DARAH. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Makassar.
|
Text
Zulfadli_Teknologi Laboratorium Medis - Zulfadli.pdf Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
|
|
Text
Zulfadli_Teknologi Laboratorium Medis (2) - Zulfadli (1).pdf Download (957kB) |
|
|
Text
Zulfadli_Teknologi Laboratorium Medis (3) - Zulfadli.pdf Download (5MB) |
Abstract
Limbah medis rumah sakit yang berpotensi untuk dimanfaatkan kembali sebagai alternatif pengganti antisera dalam penentuan golongan darah yaitu serum sisa, dikarenakan di dalam serum sisa mengandung imunoglobulin terhadap antigen A, B, ataupun D. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan serum sisa sebagai alternatif pengganti antisera ABO dan Rh dalam penentuan golongan darah. Jenis penelitian merupakan penelitian true eksperimen dengan desain statistic group comparison dengan jumlah sampel sebanyak 115 sampel yang memenuhi kriteria inklusi penelitian, yang dilaksanakan di Laboratorium RSKD Dadi Provinsi Sulawesi Selatan pada 17 April-25 Mei 2025. Didapatkan hasil penelitian distribusi frekuensi hasil pemeriksaan golongan darah pada 115 sampel penelitian diperoleh golongan darah O (35,66%), golongan darah A (30,43%), golongan darah B (24,35%), dan golongan darah AB (9,56%). Kemudian untuk penggolongan darah Rh ditemukan pada Rh positif (97,39%), sedangkan pada Rh negatif hanya ditemukan (2,61%). Setelah dilakukan pembuatan antisera pengembangan, selanjutnya dilakukan uji efektivitas tingkat aglutinasi, hasil menunjukkan bahwa antisera pengembangan anti-AB dan anti-D memiliki efektivitas aglutinasi yang setara dengan antisera komersial yaitu mencapai +4, sedangkan pada antisera pengembangan anti-A dan anti-B diperoleh tingkat aglutinasi +3 hingga +4 yang menunjukkan efektivitas sedikit lebih rendah dibandingkan antisera komersial yang mencapai +4. Kemudian hasil penelitian diolah menggunakan uji statistik Wilcoxon untuk melihat hubungan setiap variabel. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil pemeriksaan golongan darah menggunakan antisera komersial dan antisera pengembangan anti-AB (p=1,000) dan anti-D (p=0,317) (p>0,05), sedangkan terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua jenis antisera untuk anti-A (p=0,046) dan anti-B (p=0,025) (p<0,05). Sehingga dapat disimpulkan bahwa antisera pengembangan memiliki potensi untuk menggantikan antisera komersial dalam penentuan golongan darah khususnya pada anti-AB dan anti-D.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RR Medical Laboratory Technology |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Makassar > Jurusan Teknologi Laboratorium Medis |
| Depositing User: | Elsi Elsi Premiwati |
| Date Deposited: | 10 Aug 2026 04:08 |
| Last Modified: | 10 Aug 2026 04:08 |
| URI: | https://repositorynew.poltekkes-mks.ac.id/id/eprint/2473 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

