SABARIA, SABARIA (2025) UJI KOMPARASI HASIL PEMERIKSAAN HEMOGLOBIN MENGGUNAKAN ALAT POINT OF CARE TESTING MONO TEST DAN MULTI TEST. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Makassar.
|
Text
Sabaria._ Teknologi Laboratorium Medis - Sabaria.pdf Restricted to Repository staff only Download (5MB) |
|
|
Text
Sabaria.._Teknologi Laboratorium Medis - Sabaria.pdf Download (788kB) |
|
|
Text
Sabaria..._Teknologi Laboratorium Medis - Sabaria.pdf Download (9MB) |
Abstract
Point of care testing (POCT) merupakan salah satu solusi untuk pemeriksaan di laboratorium perifer seperti puskesmas karena keterbatasan fasilitas dan infrastruktur. Salah satu jenis pemeriksaan yang dilakukan secara rutin adalah pemeriksaan hemoglobin. Saat ini, alat POCT yang tersedia terdiri atas dua jenis yaitu POCT mono test dan multi test yang mana masing-masing alat memiliki kelebihan dan keterbatasan, sehingga diperlukan penelitian terkait uji validitas tingkat akurasi pada alat tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan hasil pemeriksaan hemoglobin menggunakan alat POCT mono test dan multi test, dengan jenis penelitian studi komparatif berdasarkan tingkat eksplanasi menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 35 sampel, dilaksanakan di Laboratorium RSUD I Lagaligo pada 25 April-04 Mei 2025. Hasil penelitian didapatkan pemeriksaan hemoglobin menggunakan alat hematology analyzer diperoleh terbanyak yaitu hasil menurun sebanyak 54,3%, sedangkan alat POCT mono test didapatkan terbanyak yaitu hasil menurun sebanyak 51,4%, dan alat POCT multi test didapatkan terbanyak yaitu hasil menurun sebanyak 48,6%. Dilakukan uji validitas didapatkan alat POCT mono test memiliki sensitivitas 89,47%, spesifitas 93,75%, nilai prediksi positif 94,44%, nilai prediksi negatif 88,23%, dan akurasi 91,42% sedangkan alat POCT multi test memiliki sensitivitas 84,21%, spesifitas 93,75%, nilai prediksi positif 94,11%, nilai prediksi negatif 83,33%, akurasi 88,57%, kemudian dilakukan uji cohen’s kappa untuk mengetahui tingkat kesesuaian hasil, didapatkan alat POCT mono test p=0,828 yang artinya pendekatan kesuaian hasilnya sangat baik sedangkan pada alat POCT multi test didapatkan p=0,587 yang artinya pendekatan kesuaian hasilnya sedang. Berdasarkan hasil yang didapatkan disimpulkan bahwa alat POCT mono test memiliki tingkat kesesuaian hasil yang lebih mendekati dengan alat hematology analyzer dibandingkan alat POCT multi test. Saran untuk peneliti berikutnya yaitu melakukan penelitian dengan hasil yang bervariasi yaitu meningkat, normal, dan munurun.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RR Medical Laboratory Technology |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Makassar > Jurusan Teknologi Laboratorium Medis |
| Depositing User: | Elsi Elsi Premiwati |
| Date Deposited: | 10 Aug 2026 04:08 |
| Last Modified: | 10 Aug 2026 04:08 |
| URI: | https://repositorynew.poltekkes-mks.ac.id/id/eprint/2469 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

