MODIFIKASI PEMERIKSAAN SOIL TRANSMITTED HELMINTH (STH) METODE KATO KATZ DENGAN EKSTRAK KUNYIT (Curcuma domestica Val)

MERLIN, RANI (2025) MODIFIKASI PEMERIKSAAN SOIL TRANSMITTED HELMINTH (STH) METODE KATO KATZ DENGAN EKSTRAK KUNYIT (Curcuma domestica Val). Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Makassar.

[img] Text
Rani Merlin_Teknologi Laboratorium Medis - Merlin.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)
[img] Text
Rani Merlin_TLM - Merlin (1).pdf

Download (470kB)
[img] Text
Rani Merlin_TLM - Merlin.pdf

Download (2MB)

Abstract

Malachite Green merupakan pewarna yang digunakan dalam metode Kato-Katz untuk pemeriksaan telur cacing, namun senyawa ini bersifat toksik, tidak ramah lingkungan, dan sulit diakses di beberapa wilayah. Hingga saat ini, belum terdapat penelitian yang mengevaluasi penggunaan ekstrak kunyit (Curcuma domestica Val.) sebagai alternatif pewarna dalam metode Kato-Katz. Penelitian ini bertujuan untuk menilai potensi ekstrak kunyit yang mengandung pigmen kurkuminoid alami seperti kurkumin sebagai pewarna alami yang lebih mudah diperoleh, terjangkau, dan tetap mampu memberikan hasil pewarnaan yang mendekati kualitas Malachite Green. Penelitian ini merupakan studi eksperimental semu dengan desain post-test only control group, menggunakan 27 sampel feses positif Soil-Transmitted Helminth (STH) yang dibagi ke dalam tiga kelompok perlakuan: Malachite Green 3% (kontrol), ekstrak kunyit 100%, dan ekstrak kunyit 3%. Pemeriksaan dilakukan secara mikroskopis untuk menilai kejelasan dan kontras morfologi telur cacing, yang selanjutnya dianalisis menggunakan uji Kruskal-Wallis dan uji lanjut Dunn’s test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak kunyit 3% menghasilkan pewarnaan dengan kualitas visual yang cukup baik dan tidak berbeda signifikan dengan kontrol. Sebaliknya, ekstrak kunyit 100% memberikan warna yang terlalu pekat sehingga mengaburkan detail morfologi telur. Uji Kruskal-Wallis menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antar kelompok perlakuan (p < 0,05), dan hasil uji Dunn’s test menunjukkan bahwa ekstrak kunyit 3% tidak berbeda signifikan dari Malachite Green (p > 0,05), sedangkan ekstrak kunyit 100% berbeda signifikan dari keduanya. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan efektivitas pewarnaan antar kelompok, dan ekstrak kunyit 3% memiliki potensi sebagai alternatif pewarna alami yang efektif, aman, dan ramah lingkungan dalam metode Kato-Katz.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > RR Medical Laboratory Technology
Divisions: Poltekkes Kemenkes Makassar > Jurusan Teknologi Laboratorium Medis
Depositing User: Elsi Elsi Premiwati
Date Deposited: 10 Aug 2026 04:08
Last Modified: 10 Aug 2026 04:08
URI: https://repositorynew.poltekkes-mks.ac.id/id/eprint/2465

Actions (login required)

View Item View Item
Katalog SLiMS Web Analytics