Z, NURTAZKYAH SYAWALIA FITRIANI (2025) ANALISIS TIMBAL (Pb) dan KADMIUM (Cd) PADA PRODUK PENSIL ALIS YANG BEREDAR DI KOTA MAKASSAR METODE SPEKTROFOTOMETER SERAPAN ATOM (SSA). Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Makassar.
|
Text
NURTAZKYAH SYAWALIA FITRIANI.Z_ SKRIPSI TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS - Tasya Syawaliafz.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
|
|
Text
NURTAZKYAH SYAWALIA FITRIANI.Z_ JURNAL TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS - Tasya Syawaliafz.pdf Download (355kB) |
|
|
Text
NURTAZKYAH SYAWALIA FITRIANI.Z_ Turniting Teknologi Laboratorium Medis - Tasya Syawaliafz.pdf Download (4MB) |
Abstract
Pensil alis bisa dibeli secara bebas di pasar namun masih terdapat beberapa produk kosmetik ini belum terdaftar pada BPOM hingga tidak menjamin keamanannya, salah satunya yaitu bisa terkontaminasi logam berat dari bahan dasar pembuatan yang membahayakan kesehatan. Produk pensil alis dapat mengandung logam berat seperti Pb serta Cd digunakan untuk meningkatkan stabilitas warna agar tahan lama. Tujuan penelitian ini yakni agar memahami kadar Pb serta Cd pensil alis berbagai merek yang belum terdaftar BPOM metode spektrofotometer serapan atom. Jenis penelitian dilakukan yakni observasi laboratorik, jumlah sampel berjumlah 11 sampel akan dianalisis kadar timbal dan kadmium. Penelitian ini dilaksanakan pada 23 April - 09 Mei 2025, sampel yang digunakan adalah pensil alis yang akan dianalisis kadar timbal dan kadmium. Dari hasil penelitian didapatkan hasil pada pemeriksaan Pb terdapat 11 sampel yangmengandung Pb dengan konsentrasi paling tinggi yakni 1,4778 mg/kg dengan nomor sampel 25009070 serta konsentrasi paling rendah ada di sampel nomor 25009069 yaitu sebesar 0,0671 mg/kg, kadarnya masih dalam batas normal yang ditetapkan BPOM 2019 mengenai batas maksimum cemaran logam Pb pada kosmetik yakni <20 mg/kg. Kemudian logam berat Cr terdeteksi 2 sampel, dengan konsentrasi tertinggi yaitu 0,0002 mg/kg nomor sampel 25009064 dan konsentrasi terendah terdapat pada sampel dengan nomor 25009063 yaitu sebesar 0,0001 mg/kg. Berdasarkan ketetapan BPOM 2019 tentang batas maksimum cemaran logam Cd pada kosmetik yakni <5 mg/kg. Pada uji kualitatif Pb terdapat 5 sampel positif ditandai terbentuknya endapan kuning, kemudian pada Cd tidak terdapat sampel positif ditandai dengan terbentuknya endapan putih.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RR Medical Laboratory Technology |
| Depositing User: | Elsi Elsi Premiwati |
| Date Deposited: | 10 Aug 2026 04:07 |
| Last Modified: | 10 Aug 2026 04:07 |
| URI: | https://repositorynew.poltekkes-mks.ac.id/id/eprint/2455 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

