FITRAH, ALIFA NURUL (2025) ANALISIS KADAR TIMBAL (Pb) DAN KROMIUM (Cr) PADA LIPSTIK YANG TIDAK TEREGISTRASI BPOM DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETRI SERAPAN ATOM (SSA). Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Makassar.
|
Text
Skripsi_Alifa Nurul Fitrah_Teknologi Laboratorium Medis - Alifa Nurul.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text
Manuscript_Alifa Nurul Fitrah_Teknologi Laboratorium Medis - Alifa Nurul Fitrah.pdf Download (437kB) |
|
|
Text
Turnitin_Alifa Nurul Fitrah_Teknologi Laboratorium Medis - Alifa Nurul Fitrah.pdf Download (6MB) |
Abstract
Banyak produk lipstik yang dijual di pasaran tidak mencantumkan informasi penting seperti komposisi dan nomor registrasi BPOM. Produk kosmetik seperti lipstik dapat mengandung logam berat seperti Pb dan Cr yang digunakan untuk meningkatkan stabilitas warna dan membuat lipstik tahan air. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kadar Pb dan Cr pada lipstik yang tidak teregistrasi BPOM dengan metode spektrofotmetri serapan atom. Jenis penelitian yang dilakukan adalah observasi laboratorik, jumlah sampel sebanyak 10 sampel yang akan dianalisis kadar timbal dan kromium. Penelitian ini dilaksanakan pada 14-25 April 2025, sampel yang digunakan adalah lipstik yang akan dianalisis kadar timbal dan kromium. Dari hasil penelitian didapatkan hasil pada pemeriksaan Pb terdapat 9 sampel yang mengandung Pb dengan konsentrasi tertinggi yaitu 6,8614 μg/g dengan nomor sampel 25007773 dan konsentrasi terendah terdapat pada sampel dengan nomor 25007772 yaitu sebesar 0,6617 μg/g, kadarnya masih dalam batas normal yang ditetapkan BPOM dan FDA tentang batas maksimum cemaran logam Pb pada kosmetik yaitu <20 μg/g. Sedangkan logam berat Cr hanya terdeteksi pada 6 sampel, dengan konsentrasi tertinggi yaitu 5,3562 μg/g dengan nomor sampel 25007772 dan konsentrasi terendah terdapat pada sampel dengan nomor 25007771 yaitu sebesar 0,0006 μg/g. Hasil kadar tertinggi dari Cr pada sampel melewati ambang batas normal paparan Cr pada kosmetik berdasarkan ketetapan BPOM dan FDA tentang batas maksimum cemaran logam Cr pada kosmetik yaitu <5 μg/g. Pada uji kualitatif Pb terdapat 4 sampel positif yang ditandai dengan terbentuknya endapan kuning, sedangkan pada Cr didapatkan 1 sampel positif yang ditandai dengan terjadinya perubahan warna menjadi jingga
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RR Medical Laboratory Technology |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Makassar > Jurusan Teknologi Laboratorium Medis |
| Depositing User: | Elsi Elsi Premiwati |
| Date Deposited: | 10 Aug 2026 04:06 |
| Last Modified: | 10 Aug 2026 04:06 |
| URI: | https://repositorynew.poltekkes-mks.ac.id/id/eprint/2434 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

