PROFIL HASIL PEMERIKSAAN HEMOGLOBIN A1C PADA PENDERITA DIABETES MELITUS DI RUMAH SAKIT KHUSUS DAERAH DADI PROVINSI SULAWESI SELATAN

OKTAVIA, VIVIN (2025) PROFIL HASIL PEMERIKSAAN HEMOGLOBIN A1C PADA PENDERITA DIABETES MELITUS DI RUMAH SAKIT KHUSUS DAERAH DADI PROVINSI SULAWESI SELATAN. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Makassar.

[img] Text
KARYA TULIS ILMIAH_VIVIN OKTAVIA_JURUSAN TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS - Nur Inzira Mutmainnah.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)
[img] Text
Jurnal_Vivin Oktavia_Jurusan Teknologi Laboratorium Medis - Nur Inzira Mutmainnah.pdf

Download (346kB)
[img] Text
Turnitin_Vivin Oktavia_Jurusan Teknologi Laboratorium Medis - Nur Inzira Mutmainnah.pdf

Download (8MB)

Abstract

HbA1c merupakan salah satu biomarker pemeriksaan laboratorium yang dapat menggambarkan kontrol glikemik 2-3 bulan terakhir. Penderita DM yang mengalami kontrol glikemik yang buruk dapat menyebabkan komplikasi baik pada makroangiopati maupun mikroangiopati yang dapat menyebabkan gangguan pada organ seperti ginjal, mata, saraf, penyakit arteri koroner, penyakit pembuluh darah perifer dan stroke. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui profil hasil pemeriksaan HbA1c pada pasien DM di RSKD Dadi Provinsi Sulawesi Selatan. Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional study. Pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dan perhitungan sampel minimal menggunakan rumus slovin yang memenuhi kriteria inklusi dan didapatkan jumlah sampel sebanyak 81 sampel yang memenuhi kriteria inklusi. Penelitian dilakukan di Laboratorium RSKD Dadi Provinsi Sulawesi Selatan pada 26 Mei-26 Juni 2025 diperoleh hasil penelitian menunjukkan bahwa penderita DM terbanyak didapatkan pada perempuan sebanyak 48 orang (59,3%), untuk klasifikasi umur terbanyak yaitu 58-64 tahun sebanyak 27 orang (33,3%), kategori DM didapatkan dengan HbA1c tidak terkontrol sebanyak 78 orang (96,3%) dan untuk hasil pemeriksaan HbA1c terbanyak didapatkan dengan HbA1c meningkat sebanyak 78 orang (96,3%), sehingga dapat disimpulkan bahwa profil hasil pemeriksaan HbA1c pada penderita DM di RSKD Provinsi Sulawesi Selatan didominasi oleh kelompok tidak terkontrol yaitu (96,3%), dan paling banyak pada perempuan (59,3%). Disarankan agar penelitian selanjutnya menggunakan metode pemeriksaan gold standard seperti HPLC dan mempertimbangkan variabel klinis lain seperti anemia untuk memperoleh hasil yang lebih valid dan akurat.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > RR Medical Laboratory Technology
Divisions: Poltekkes Kemenkes Makassar > Jurusan Teknologi Laboratorium Medis
Depositing User: Elsi Elsi Premiwati
Date Deposited: 10 Aug 2026 04:05
Last Modified: 10 Aug 2026 04:05
URI: https://repositorynew.poltekkes-mks.ac.id/id/eprint/2423

Actions (login required)

View Item View Item
Katalog SLiMS Web Analytics