POTENSI BIJI PEPAYA (Carica papaya L.) DENGAN VARIASI KONSENTRASI SEBAGAI MEDIA ALTERNATIF UNTUK PERTUMBUHAN JAMUR Aspergillus flavus

ZHALIARDY, DIVA FADILAH (2025) POTENSI BIJI PEPAYA (Carica papaya L.) DENGAN VARIASI KONSENTRASI SEBAGAI MEDIA ALTERNATIF UNTUK PERTUMBUHAN JAMUR Aspergillus flavus. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Makassar.

[img] Text
DIVA FADILAH ZHALIARDY_TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS - Divaa Zh.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)
[img] Text
DIVA FADILAH ZHALIARDY_TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS - Divaa Zh.pdf

Download (418kB)
[img] Text
DIVA FADILAH ZHALIARDY_TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS - Divaa Zh.pdf

Download (1MB)

Abstract

Media merupakan suatu bahan yang terdiri atas campuran zat makanan (nutrient) yang berfungsi sebagai tempat tumbuh mikroba. Biji pepaya mengandung 15,5 g karbohidrat dan 25,1 g protein kasar. Melihat kandungan gizi biji pepaya memungkinkan biji tersebut dapat dijadikan sebagai media alternatif untuk menumbuhkan jamur Aspergillus flavus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi biji pepaya sebagai media alternatif untuk pertumbuhan jamur Aspergillus flavus. Jenis penelitian ini yaitu true eksperimen dengan menggunakan desain posttest only with control group design. Teknik pengambilan sampel berupa simple random sampling. Konsentrasi biji pepaya yang digunakan yaitu 15%, 30%, 45%, dan 60% dengan menggunakan metode inokulasi single dot. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 23 Mei – 02 Juni 2025 di Laboratorium Mikrobiologi Jurusan Teknologi Laboratorium Medis Politeknik Kesehatan Kemenkes Makassar. Hasil penelitian ini menunjukkan rata-rata diameter jamur pada media alternatif biji pepaya dihari ke-7 adalah ; Pada konsentrasi 15% yaitu sebesar 29,75 mm, pada kosentrasi 30% sebesar 43 mm, pada konsentrasi 45% sebesar 44 mm, dan pada konsentrasi 60% sebesar 54,75 mm. Hasil penelitian didapatkan bahwa media alternatif berbahan dasar biji pepaya dengan konsentrasi 15%, 30%, 45%, dan 60% mampu menunjang pertumbuhan jamur Aspergillus flavus dengan konsentrasi media alternatif yang paling optimal untuk pertumbuhan jamur yaitu pada konsentrasi 60%. Untuk penelitian selanjutnya, disarankan membuat media alternatif menggunakan sumber karbohidrat lain dan spesies jamur uji berbeda.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > RR Medical Laboratory Technology
Divisions: Poltekkes Kemenkes Makassar > Jurusan Teknologi Laboratorium Medis
Depositing User: Elsi Elsi Premiwati
Date Deposited: 10 Aug 2026 04:04
Last Modified: 10 Aug 2026 04:04
URI: https://repositorynew.poltekkes-mks.ac.id/id/eprint/2396

Actions (login required)

View Item View Item
Katalog SLiMS Web Analytics