Rismawati, Rismawati (2023) ASUHAN KEBIDANAN KEHAMILAN PADA NY “A” TRIMESTER III DENGAN ANEMIA RINGAN UNTUK MENCEGAH KELAHIRAN BBLR DI TPMB TRESIA RONA SAMMA KOTA MAKASSAR. Diploma thesis, Politeknik Kesehatan Makassar.
|
Text
RISMAWATI.pdf Restricted to Repository staff only Download (895kB) |
Abstract
Anemia merupakan kondisi dimana sel darah merah tidak mencukupi kebutuhan fisiologis tubuh.Faktor yang mempengaruhi terjadinya anemia pada ibu hamil yaitu umur, jumlah anak, jarak kehamilan, pendidikan, kekurangan energi kronik(Sjahriani Dkk, 2019). Penyebab anemia ibu hamil yaitu penghancuran sel darah merah yang berlebihan dalam tubuh sebelum waktunya, kehilangan darah atau perdarahan kronik, produksi sel darah merah yang tidak optimal, gizi yang buruk misalnya pada gangguan penyerapan protein, gangguan pembentukan etrosit oleh susum tulang belakang (Reni Yuli &Dwi Ertiana, 2018). Kejadian kekurangan darah pada ibu hamil di Indonesia masih tergolong tinggi, yaitu sebanyak 48,9% Kondisi ini menyatakan bahwa anemiacukup tinggi di Indonesia( Kemenkes RI tahun 2019). Provinsi Sulawesi Selatan memiliki jumlah ibu hamil dengan anemia sebesar 6,37% pada tahun 2018 , ibu hamil yang menderita anemia di kota Makassar pada tahun 2018 sebanyak 1,66% (Riskesdes 2018). Ibu hamil dengan anemia yang mempengaruhi terjadinya BBLR yaitu sebesar 1,49 kali dibandingkan dengan ibu hamil yang 2 tidak anemia. Anemia pada ibu hamil sebagian besar disebabkan oleh defisiensi zat besi (fe). Kurangnya konsumsi fe dapat menurunkan kadar hemoglobin (Hb) darah ibu hamil sehingga aliran darah ke janin menjadi terhambat dan menyebabkan terganggunya aliran oksingen maupun suplai nutrisi dari ibu terhadap janin.hal ini mengganggu pertumbuhan janin dan mengarah pada terhambatnya kenaikan berat badan janin.terdapat hubungan terbalik antara perubahan kadar Hb darah ibu pada masa kehamilan dengan kenaikan berat badan bayi yang dilahirkan. Semakin menurun kadar hb darah ibu hamil semakin besar resiko ibu melahirkan bayi berat badan lahir rendah (Aditiati & Sri Peodiji, 2020). Berbagai upaya telah dilakukan untuk mencegah terjadinya anemia pada ibu hamil, seperti ibu hamil disarankan untuk istirahat yang cukup, mengkonsumsi makanan yang bergizi, pemeriksaan kehamilan minimal 6 kali, mengkonsumsi tablet Fe 90 tablet selama kehamilan (Mirwanti, Dkk, 2021).
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RY Midwifery |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Makassar > Jurusan Kebidanan |
| Depositing User: | Mahyuni Mahyuni Yunus |
| Date Deposited: | 29 Apr 2026 05:17 |
| Last Modified: | 29 Apr 2026 05:17 |
| URI: | http://repositorynew.poltekkes-mks.ac.id/id/eprint/1780 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
