PENGARUH PEMBERIAN INTEGRATED NEUROMUSCULAR INHIBITION TECHNIQUE DENGAN MYOFASCIAL RELEASE TECHNIQUE TERHADAP PERBAIKAN NYERI PADA SPASME UPPER TRAPEZIUS DI RSUD KABUPATEN REJANG LEBONG

WAHYUNINGSIH,, SRI (2023) PENGARUH PEMBERIAN INTEGRATED NEUROMUSCULAR INHIBITION TECHNIQUE DENGAN MYOFASCIAL RELEASE TECHNIQUE TERHADAP PERBAIKAN NYERI PADA SPASME UPPER TRAPEZIUS DI RSUD KABUPATEN REJANG LEBONG. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Makassar.

[img] Text
Skripsi Sri Wahyuningsih.pdf

Download (2MB)

Abstract

Penyebab umum spasme otot upper trapezius dapat terjadi karena overuse, forward head position, trauma langsung ataupun tidak langsung, kondisi patologis tulang belakang, paparan terhadap tegangan yang berulang dan kumulatif sehingga menyebabkan nyeri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Integrated Neuromuscular Inhibition Technique dengan Myofascial Release Technique Terhadap Perbaikan Nyeri pada Spasme Upper Trapezius. Penelitian bersifat Quasi Experiment sedangkan pendekatan yang digunakan Two Group Pre Test-Post Test Design. Populasi penelitian diambil dari seluruh staf administrasi RSUD Kabupaten Rejang Lebong berdasarkan kriteria inklusi.Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah simple random sampling yang berjumlah 24 orang dan dibagi dalam dua kelompok, yaitu kelompok perlakuan 1 sebanyak 12 orang dan kelompok perlakuan 2 sebanyak 12 orang. Data yang diperoleh terlebih dahulu di uji menggunakan Shapiro-Wilk dan diperoleh hasil nilai pre-test kelompok perlakuan 1 sebesar 0.228 >α 0,05 dan nilai post-test 0.254 >α 0,05, kelompok perlakuan 2 pre-test 0.790 >α 0,05 dan post-test 0.150 >α 0,05. Data tersebut dikatakan normal apabila p>0,05. Kemudian di uji dengan Paired Sample T- Test. Berdasarkan analisis uji paired sample t pada kelompok data perlakuan 1 diperoleh nilai p=0,000. Kelompok data perlakuan 2 diperoleh nilai p=0,000. Pada data diatas untuk kelompok perlakuan 1 dan 2 menunjukkan bahwa ada pengaruh yang bermakna dari Integrated Neuromuscular Inhibition Technique dan Myofascial Release Technique. Kemudian, berdasarkan uji independent t diperoleh nilai p=0,026. Yang berarti bahwa ada perbedaan yang signifikan antara Integrated Neuromuscular Inhibition Technique dan Myofascial Release Technique. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa ada perbedaan pengaruh antara Integrated Neuromuscular Inhibition Technique dengan Myofascial Release Technique Terhadap Perbaikan Nyeri pada Spasme Upper Trapezius

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > RP Physiotherapy
Divisions: Poltekkes Kemenkes Makassar > Jurusan Fisioterapi
Depositing User: Burhan Burhan
Date Deposited: 29 Apr 2026 05:00
Last Modified: 29 Apr 2026 05:00
URI: http://repositorynew.poltekkes-mks.ac.id/id/eprint/1778

Actions (login required)

View Item View Item