Rahman, Putri Sinta (2023) ASUHAN KEBIDANAN PENERAPAN MASSAGE PUNGGUNG DENGAN MELIBATKAN SUAMI UNTUK ADAPTASI NYERI PERSALINAN NY “U” KALA I FASE AKTIF. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Makassar.
|
Text
PUTRI SINTA RAHMAN_compressed.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Persalinan merupakan hal yang alami terjadi pada setiap wanita. Pada persalinan terjadi pelebaran dan kontraksi otot-otot rahim untuk mendorong bayi keluar yang menimbulkan rasa nyeri. Nyeri pada saat persalinan merupakan hal yang wajar dialami oleh ibu bersalin. Namun, nyeri pada persalinan kala I Fase aktif seringkali menyebabkan ibu mengalami kecemasan yang berlebihan dan ketidakmampuan ibu untuk menjalani proses persalinan (Sari et al.,2018). Nyeri pada persalinan kala I fase aktif disebabkan oleh adanya kontraksi uterus. Nyeri persalinan dapat menyebabkan penurunan efektifitas kontraksi uterus. Adapun dampak yang ditimbulkan jika ibu bersalin tidak dapat beradaptasi dengan rasa nyeri yaitu depresi post partum yang dapat mempengaruhi fisik serta psikis ibu dan janin, perdarahan, partus lama, peningkatan tekanan darah yang dapat menyebabkan konsentrasi ibu selama persalinan terganggu (karuniawati,2020). Upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi rasa nyeri pada proses persalinan adalah diantaranya dapat menggunakan terapi farmakologi dan non farmakologi. Berdasarkan tugas dan tanggung jawab bidan maka dilakukan terapi non farmakologi yaitu Massage. Massage/sentuhan merupakan metode non farmakologi tanpa menggunakan obat-obatan, lebih aman, sederhana dan tidak menimbulkan efek merugikan serta mengacu kepada asuhan sayang ibu. Asuhan kebidanan yang dapat dilakukan untuk mengurangi rasa nyeri yaitu massage punggung (Lubis et al.,2020). Massage punggung merupakan sebuah terapi pijatan ringan dan pengendali nyeri alami karena dapat melepaskan senyawa endorphin, juga adanya perlibatan suami dalam penerapan metode ini dapat membuat ibu merasa nyaman, rileks, dan mendapatkan dukungan dalam proses persalinannya. Salah satu penelitian mengatakan bahwa metode massase punggung dapat digunakan sebagai intervensi pada ibu inpartu kala I fase aktif dengan keluhan nyeri dalam persalinan tanpa efek samping pada ibu dan bayi (Juneris aritonang et al.,2020). Salah satu faktor yang mempengaruhi persepsi dan reaksi terhadap nyeri yaitu dukungan keluarga dan dukungan sosial. Ibu yang mengalami nyeri seringkali membutuhkan dukungan, bantuan, perlindungan dari anggota keluarga lain dan orang terdekat, walaupun nyeri masih dirasakan oleh ibu, kehadiran orang terdekat utamanya seorang suami dapat membantu ibu agar dapat beradaptasi dengan rasa nyeri saat persalinan. Sebuah studi penelitian oleh Elika Puspitasari (2019) menyatakan bahwa semakin tinggi dukungansuami dan keluarga maka semakin rendah intensitas nyeri yang dirasakan oleh ibu bersalin.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RY Midwifery |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Makassar > Jurusan Kebidanan |
| Depositing User: | Mahyuni Mahyuni Yunus |
| Date Deposited: | 28 Apr 2026 07:08 |
| Last Modified: | 28 Apr 2026 07:08 |
| URI: | http://repositorynew.poltekkes-mks.ac.id/id/eprint/1759 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
