ASUHAN KEBIDANAN PADA NY “F” CALON AKSEPTOR KB HORMONAL DENGAN MELIBATKAN PERAN SUAMI DI TPMB TRESIA RONA SAMMA

Putri Jayanti Nur Rias, Putri Jayanti Nur Rias (2023) ASUHAN KEBIDANAN PADA NY “F” CALON AKSEPTOR KB HORMONAL DENGAN MELIBATKAN PERAN SUAMI DI TPMB TRESIA RONA SAMMA. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Makassar.

[img] Text
Putri Jayanti Nur Rias.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (931kB)

Abstract

Keluarga Berencana (KB) menurut Kemenkes dalam Undang- undang (UU) No. 52 tahun 2009 pasal 1 (8) adalah upaya untuk mengatur kelahiran anak, jarak, dan usia ideal melahirkan, kehamilan, melalui promosi perlindungan dan bantuan sesuai dengan hak reproduksi untuk mewujudkan keluarga yang berkualitas. Berdasarkan data yang didapat pada Profil Kesehatan Indonesia tahun 2020 bahwa jumlah penduduk di Indonesia pada tahun 2020 yaitu berjumlah 271.066.366 jiwa yang terbagi atas 136.142.501 jiwa laki-laki dan 134.923.865 jiwa perempuan. Provinsi di Indonesia yang memiliki jumlah penduduk terbanyak terdapat pada provinsi Jawa Barat sebesar 49.935.858 jiwa dan provinsi yang memiliki jumlah penduduk paling sedikit terdapat pada provinsi Kalimantan Utara sebesar 768.505 jiwa. Provinsi Sulawesi Selatan berada di urutan ke-7 dalam jumlah penduduk terbanyak di Indonesia dengan jumlah 8.928.004 jiwa penduduk. Kepadatan penduduk di Indonesia tahun 2020 sebesar 141,408 jiwa. Kepadatan penduduk ini menyebabkan terjadinya berbagai dampak salah satunya dalam aspek ekonomi, kesehatan, dan pendidikan. Pada aspek ekonomi terjadinya kemiskinan atau ketidak mampuan seseorang dalam memenuhi kebutuhan secara relative sesuai dengan persepsi dirinya. Jumlah penduduk miskin pada tahun 2020 meningkat sebesar 9,78% dan terjadi pengangguran yang meningkat sebesar 7,1%. Kemudian pada aspek kesehatan yaitu terjadinya stunting sebesar 22,67%, peningkatan angka kematian ibu sebesar 56,69% dan peningkatan angka kematian balita sebesar 72%. Sedangkan pada aspek pendidikan, salah satunya yaitu kurangnya daya tampung anak untuk bersekolah yang berdampak pada rendahnya tingkat pendidikan dan meningkatnya angka buta huruf sebesar 9,46%. Pada berbagai masalah yang muncul akibat terjadinya kepadatan penduduk ini, maka pemerintah membuat suatu program upaya untuk mengatasi masalah tersebut, salah satunya program Keluarga Berencana (KB). Keluarga berencana (KB) merupakan salah satu cara yang paling efektif untuk meningkatkan suatu ketahanan keluarga, kesehatan, dan keselamatan ibu, anak, serta perempuan. Pelayanan KB menyediakan informasi, pendidikan, dan cara-cara bagi laki-laki dan perempuan untuk dapat merencanakan kapan akan mempunyai anak, berapa jumlah anak, berapa tahun jarak usia antara anak, serta kapan akan berhenti mempunyai anak (Profil Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan, 2020).

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > RY Midwifery
Divisions: Poltekkes Kemenkes Makassar > Jurusan Kebidanan
Depositing User: Mahyuni Mahyuni Yunus
Date Deposited: 28 Apr 2026 07:02
Last Modified: 28 Apr 2026 07:02
URI: http://repositorynew.poltekkes-mks.ac.id/id/eprint/1757

Actions (login required)

View Item View Item