RISKY SL, NURJANNAH FEBITA RISKY SL (2023) ASUHAN KEBIDANAN PADA CALON PENGANTIN (CATIN) DALAM MERENCANAKAN KEHAMILAN SEHAT DI TPMB TRESIA RONA SAMMA KOTA MAKASSAR TANGGAL 20 FEBRUARI DAN 10 MARET 2023. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Makassar.
|
Text
Nurjannah Febita Risky SL.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Kehamilan yang sehat meliputi mengelola gejala kehamilan, pola makan dan kadar nutrisi, menghindari alkohol, tidak merokok, olahraga, pemeriksaan rutin ke dokter kandungan dan mengelola emosi (Setiawan, 2017). Persiapan kehamilan yang mengakibatkan komplikasi kehamilan dapat meningkatkan morbiditas dan mortalitas bagi ibu dan janin. Perencanaan kehamilan yang sehat harus dilakukan sebelum masa kehamilan, yaitu pada masa catin sehingga akan berdampak positif pada kondisi calon ibu dan janin. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas terhadap pengetahuan kehamilan calon pengantin. Menurut World Health Organization (WHO) melaporkan bahwa, penurunan angka kematian ibu per 100 ribu kelahiran bayi hidup masih terlalu lamban untuk mencapai target tujuan Sustainable Development Goal (SDGs), yaitu dalam rangka mengurangi tiga perempat jumlah perempuan yang meninggal selama hamil dan melahirkan. Sebenarnya, faktor kesehatan sangat berpengaruh dalam pencapaian SDGs ini. Pencapaian SDGs berpengaruh dalam meningkatnya taraf kesehatan, begitu pula meningkatnya taraf kesehatan dapat membantu dalam pencapaian SDGs.Tingginya angka kematian ibu (AKI) di Indonesia hingga saat ini. Data kementrian kesehatan menujukkan terdapat 6.856 jumlah kematian ibu tahun 2021, meningkat dari sebelumnya 4.197 kematian ibu tahun 2019. Deputi bidang keseteraan gender kementrian pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak (KemenPPPA), Lenny rosalin menyebut peran laki-laki sangat penting untuk dapat mencegah bahkan menurungkan (AKI). Berdasarkan data kementrian kesehatan, jumlah kematian ibu mencapai 4.627 jiwa pada 2020. Angka tersebut meningkat 10,25% dibandingkan dengan tahun sebelumnya hanya 4.197 jiwa. Penyebab kematian ibu pada tahun tersebut, antara lain di akibatkan oleh pendarahan (28,29%), hipertensi (23%) dan gangguan system peredaran darah (4,94%). Jumlah kematian di Sulawesi selatan sebanyak 133 jiwa dimana ini merupakan nilai yang masih sangat tinggi Hasil penelitian Yulivantina, et al (2021) menunjukkan bahwa calon pengantin perempuan cenderung hanya mengakses layanan imunisasi TT saat hendak menikah karena tuntutan syarat menikah salah satunya adalah kartu imunisasi TT. Rendahnya kesadaran calon pengantin perempuan mengenai pentingnya skrining prakonsepsi menyebabkan rendahnya partisipasi calon pengantin pria dalam pelaksanaan skrining prakonsepsi. Calon pengantin yang memiliki pengetahuan mengenai skrining prakonsepsi akan melakukan skrining prakonsepsi bersama pasangannya, selain itu pendidikan dari calon pengantin berpengaruh pula terhadap partisipasi calon pengantin pria dalam mengakses layanan skrining prakonsepsi.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RY Midwifery |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Makassar > Jurusan Kebidanan |
| Depositing User: | Mahyuni Mahyuni Yunus |
| Date Deposited: | 28 Apr 2026 06:35 |
| Last Modified: | 28 Apr 2026 06:35 |
| URI: | http://repositorynew.poltekkes-mks.ac.id/id/eprint/1749 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
