Deliana, Nina Deliana (2023) ASUHAN KEBIDANAN PADA NY. K DENGAN KEKURANGAN GIZI MELIBATKAN DUKUNGAN SUAMI DI TPMB SUNARTI KAB. MAROS TANGGAL 18 FEBRUARI S/D 22 MARET 2023. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Makassar.
|
Text
NINA DELIANA.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Kehamilan menyebabkan meningkatnya metabolisme energi, sehingga kebutuhan energi dan zat gizi lainya meningkat selama kehamilan. Peningkatan energi dan zat gizi tersebut diperlukan untuk pertumbuhan dan perkembangan janin. Bila status gizi ibu kurang maka ibu hamil akan mengalami masalah kekurangan energi kronik (KEK). (Simbolon, 2018) World Healht Organization melaporkan bahwa prevelensi KEK pada kehamilan secara global 35% sampai 75%. WHO juga mencatat 40% kematian ibu hamil di negara berkembang, berkaitan dengan Kekurangan energi Kronik. (Musaddik, 2022) Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018 prevalensi risiko KEK pada ibu hamil (15-49 tahun) masih cukup tinggi yaitu sebesar 17,3%, dimana diharapkan setiap tahunnya turun sebesar 1,5% agar mencapai target 10 % di tahun 2024 (RI, 2020) Berdasarkan data laporan rutin tahun 2022 dari 34 provinsi, diketahui terdapat 283.833 ibu hamil dengan LiLA <23,5 cm (risiko KEK) dari 3.249.503 ibu hamil yang di ukur LiLAnya, sehingga di capaian ibu hamil dengan risiko KEK sebesar 8,7 (cut off tanggal 4 Februari 2022) sementara target tahun 2021 adalah 14,5%. Capaian ini menggambarkan target ibu hamil KEK tahun ini telah melampaui target Renstra Kemenkes tahun 2021. (RI, 2021) Berdasarkan laporan rutin presentase ibu hamil KEK tahun 2021 provinsi Sulawesi Selatan memiliki presentase 16,3% ibu hamil yang mengalami KEK. (RI, 2021) Dari sebuah penelitian di Kabupaten Maros menyimpulkan bahwa dari 305 ibu hamil yang memeriksakan kehamilanya terdapat 58 orang ibu hamil yang mengalami KEK atau setara dengan 18% dan 249 orang atau 82% ibu hamil yang tidak mengalami KEK. (Irmadani, 2022) Sebuah penelitian menyimpulkan bahwa sebagian besar ibu hamil yang mengalami KEK melahirkan bayi dengan berat badan lahir rendah sedangkan sangat sedikit ibu hamil yang mengalami KEK melahirkan bayi dengan barat badan lahir normal. (Simbolon, 2018) Dari beberapa data maupun penelitian di atas mengenai ibu hamil yang mengalami KEK penulis tertarik untuk mengetahui tentang bagaimana Asuhan kebidanan pada ibu hamil yang mengalami kekurangan energi kronik melibatkan dampingan suami untuk mengurangi resiko dan komplikasi yang dapat terjadi pada ibu hamil dan janinnya. Peran suami maupun keluarga dalam Asuhan Kebidanan ibu hamil sangat penting karena dapat memberikan 3 dukungan maupun kebutuhan yang diperlukan oleh ibu hamil. (Julianti, 2020)
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RY Midwifery |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Makassar > Jurusan Kebidanan |
| Depositing User: | Mahyuni Mahyuni Yunus |
| Date Deposited: | 28 Apr 2026 05:37 |
| Last Modified: | 28 Apr 2026 05:37 |
| URI: | http://repositorynew.poltekkes-mks.ac.id/id/eprint/1740 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
