Purnamasari. H, Nilam Purnamasari. H (2023) ASUHAN KEBIDANAN KEHAMILAN TRIMESTER II DENGAN MELIBATKAN DUKUNGAN KELUARGA PADA NY “I” DI TPMB SUPRIYANTINI KABUPATEN MAROS TANGGAL 23 FEBRUARI, 01, 14 MARET 2023. Diploma thesis, Politeknik Kesehatan Makassar.
|
Text
NIILAM PURNAMASARI .pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Kehamilan merupakan proses alamiah dan fisiologis yang terjadi pada pasangan usia reproduksi sekitar 80-90% kehamilan, namun kehamilan dapat disertai komplikasi sebesar 10-12%. Kehamilan dibagi menjadi 3 tahap trimester yaitu : trimester pertama usia kehamilan 0 - 12 minggu, trimester kedua usia kehamilan 13 - 27 minggu, trimester ketiga usia kehamilan 28 - 40 minggu (Prawirohardjo S, 2020) Berdasarkan data dari Republik Indonesia dimana Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia mengalami peningkatan. Pada tahun 2020 sebanyak 4.627 dan meningkat menjadi 7.389 pada tahun 2021 atau sebesar 59,69%. Adapun penyebab kematian ibu pada tahun 2021 terkait Covid-19 sebesar 40,35%, perdarahan 17,86%, penyebab lain 17,71%, hipertensi dalam kehamilan 14,57%, penyakit jantung 4,53%, infeksi 2,80%, gangguan metabolik 1,08%, gangguan sistem peredaran darah 0,87% dan abortus 0,18% (Profil Kesehatan Indonesia, 2021) Menurut data dari Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan pada tahun 2021, AKI mengalami peningkatan sebesar 46,61%. Pada tahun 2020 sebanyak 133 jumlah kasus kematian dan meningkatmenjadi 195 kasus kematian ibu pada tahun 2021. Peningkatan jumlah kasus tersebut dipengaruhi oleh status kesehatan ibu dan kesiapan untuk hamil, pemeriksaan antenatal, pertolongan persalinan dan perawatan segera setelah persalinan. Angka Kematian Ibu (AKI) khususnya di Makassar pada tahun 2020 sebanyak 12 kasus dan meningkat pada tahun 2021 sebanyak 14 kasus atau 16,65% (Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan, 2021) Menurut hasil penelitian Kayanti, Putri & Chiani tahun 2019 bahwa ibu hamil yang mengalami mual muntah atau emesis yaitu ibu hamil trimester I dan trimester II untuk mengatasi mual dan muntah dapat dilakukan dengan pemberian jahe dan madu dimana telah dilakukan penelitian. Mayoritas sebelum pemberian rebusan jahe gajah dan madu frekuensi mual muntah sebanyak 4-7 kali sebanyak 5 responden atau 71.4% dan setelah pemberian rebusan jahe gajah dan madu frekuensi mual muntah menjadi 1-3 kali sebanyak 6 responden atau 85.7%. efektivitas sebelum dan sesudah diberikan seduhan jahe gajah dan madu pada ibu hamil Trimester I dan Trimester II sebanyak 2 kali dan setelah pemberian rebusan jahe dan madu menurun menjadi 1 kali yang berarti ada pengaruh pemberian rebusan air jahe terhadap mual muntah pada ibu hamil Trimester I dan Trimster II (Kayanti, Putri & Chiani, 2019) Menurut Kementerian Kesehatan RI (2020) upaya untuk meningkatkan kesehatan ibu hamil dalam menjalani kehamilan dan persalinan serta melahirkan bayi yang sehat dengan melakukan3 pemeriksaan Antenatal Care (ANC) secara rutin dengan cakupan kunjungan minimal 6 kali (K6) selama masa kehamilan (Kementerian Kesehatan RI, 2020)
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RY Midwifery |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Makassar > Jurusan Kebidanan |
| Depositing User: | Mahyuni Mahyuni Yunus |
| Date Deposited: | 28 Apr 2026 05:31 |
| Last Modified: | 28 Apr 2026 05:31 |
| URI: | http://repositorynew.poltekkes-mks.ac.id/id/eprint/1739 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
