ASUHAN KEBIDANAN PADA NY. R GESTASI 36 MINGGU 4 HARI DI TPMB HJ.HAMSINAH, KABUPATEN GOWA TANGGAL 15, 22 FEBRUARI DAN 3 MARET 2023

Ni Putu, Ni Putu Agnes Wulandari (2023) ASUHAN KEBIDANAN PADA NY. R GESTASI 36 MINGGU 4 HARI DI TPMB HJ.HAMSINAH, KABUPATEN GOWA TANGGAL 15, 22 FEBRUARI DAN 3 MARET 2023. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Makassar.

[img] Text
NI PUTU AGNES WULANDARI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (8MB)

Abstract

Kehamilan merupakan suatu proses yang alamiah dan fisiologis. Perubahan - perubahan yang terjadi pada wanita selama kehamilan normal adalah bersifat fisiologis. Apabila kehamilan direncanakan, akan memberi rasa bahagia dan penuh harapan, tetapi di sisi lain diperlukan kemampuan bagi wanita untuk beradaptasi dengan perubahan yang terjadi selama kehamilan, baik perubahan yang bersifat fisiologis maupun psikologis (Fatimah & Nuryaningsih, 2017). Upaya dalam meningkatkan kesehatan ibu hamil salah satunya dengan kunjungan Antenatal Care (ANC) yang penting dilakukan untuk memeriksakan kesehatan fisik dan mental ibu terutama pada trimester III yang akan menghadapi persalinan. Hal ini dilakukan guna menghindari gangguan secara dini dari segala sesuatu yang membahayakan terhadap kesehatan ibu dan janin yang dikandungnya (Dinkes Provinsi Sulawesi Selatan, 2021). Menurut Riskesdas bahwa berdasarkan data profil kesehatan Sulawesi Selatan tahun 2020 didapatkan hasil cakupan K1 di Sulawesi Selatan sebesar 95,13% dan K4 sebesar 86,58% % sedangkan di kabupaten gowa cakupan K1 sebesar 98% dan K4 sebesar 93,29%. Data tersebut belum mencapai target Renstra Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan yaitu sebesar 96%. Adanya selisih antara K1 dan K4 sebesar 9% menunjukkan adanya kehamilan yang tidak mendapat pelayanan ANC secara optimal. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Eva (2020) bahwa antenatal care belum sepenuhnya dimanfaatkan dan dipatuhi oleh ibu hamil di Indonesia karena pengetahuan ibu hamil tentang resiko tinggi yang dapat terjadi pada kehamilan belum sepenuhnya baik, sehingga akan berdampak pada ibu yang kurang mendapatkan informasi tentang status kesehatan diri dan janinnya, kurang mendapatkan informasi tentang perawatan kehamilan, tanda bahaya kehamilan, perencanaan persalinan, dan akhirnya bisa meningkatkan angka kematian Ibu dan bayi. Pemeriksaan Antenatal Care (ANC) sesuai dengan standar pelayanan yaitu minimal 6 kali selama kehamilan yaitu satu kali pada trimester pertama, dua kali pada trimester kedua dan tiga kali pada trimester ketiga serta melakukan minimal 2 kali pemeriksaan oleh dokter di trimester I dan III (Kemenkes RI, 2022). Kualitas dalam perawatan kesehatan ibu hamil bisa didapatkan dari orang terdekat ibu hamil salah satunya yaitu suami. Segala keputusan dan tindakan suami berpengaruh kepada kesehatan, kehidupan dan kesakitan ibu hamil serta bayi di dalam kandungan 3 (Estuningtyas, Lestari, Herbawani, 2020). Pada trimester III seringkali ibu merasakan cemas menjelang waktu persalinan, ibu yang sedang hamil akan merasakan ketakutan mengalami kegagalan dan hal yang buruk akan terjadi pada dirinya serta janinnya. Disinilah sangat penting dukungan suami untuk membantu kesiapan mental ibu hamil menghadapi proses persalinan. Adapun upaya bidan dalam meningkatkan peranan suami dalam memberikan asuhan kebidanan pada ibu hamil yaitu menjelaskan pentingnya dukungan dari suami agar dapat mengetahui jika terdapat komplikasi pada kehamilan, menjelaskan secara rinci kepada ibu hamil dan suami mengenai hal-hal yang berkaitan dengan pelayanan kesehatan mencakup manfaat dari proses pemeriksaan serta mengetahui hasil dari pemeriksaan kehamilan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > RY Midwifery
Divisions: Poltekkes Kemenkes Makassar > Jurusan Kebidanan
Depositing User: Mahyuni Mahyuni Yunus
Date Deposited: 28 Apr 2026 05:23
Last Modified: 28 Apr 2026 05:23
URI: http://repositorynew.poltekkes-mks.ac.id/id/eprint/1738

Actions (login required)

View Item View Item