Alsaifa, Meidina Alsaifa (2023) ASUHAN KEBIDANAN KEHAMILAN PADA “F” TRIMESTER I DENGAN ANEMIA RINGAN MELIBATKAN PERAN SUAMI DI TPMB JUMAEGAH TANGGAL 06, 16, 26 FEBRUARI 2023. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Makassar.
|
Text
MEIDINA ALSAIFA .pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Anemia dalam kehamilan di ketahui sebagai keadaan seorang ibu hamil mengalami defesiensi zat besi dalam darah dimana kadar hemoglobin lebih rendah dari batas normal. Hal ini terjadi karena meningkatnya kebutuhan zat besi untuk mensuplai janin dan plasenta (Irdan & Herman, 2020) Dampak anemia pada ibu hamil dapat menyebabkan hambatan pada pertumbuhan janin baik sel tubuh maupun sel otak, abortus, lamanya waktu persalinan karena kurangnya daya dorong rahim, perdarahan, dan infeksi. Dalam hal ini yang dapat meningkatkan angka mortalitias dan morbilitas sehingga jika tidak di berikan asuhan akan terjadi kematian (Hasdin,2020). Menurut WHO 2020 prevalensi anemia pada ibu hamil di seluruh dunia telah mengalami penurunan sebanyak 4,5% selama 19 tahun terakhir, dari tahun 2000 sampai dengan tahun 2019, sedangkan di Indonesia pada tahun 2019 angka kejadian anemia pada ibu hamil meningkat 44,2% dari tahun 2015 sebesar 42,1%. Berdasarkan Hasil Riskesdas 2018 menunjukan bahwa di Indonesia sebesar 48,9% ibu hamil mengalami anemia. Sebanyak 84,6% anemia pada ibu hamil terjadi pada kelompok umur 15-24. (Kementrian Kesehatan RI, Profil Kesehatan Republik Indonesia, 2018) Prevalensi anemia dalam kehamilan di Indonesia tahun 2020 sebesar 48,9% dan angka ini mengalami peningkatan yang cukup tinggi dibandingkan dengan hasil Riskesdas 2019 sebesar 37,1%. Anemia dalam kehamilan yang paling sering terjadi di Indonesia disebabkan oleh defisensi zat besi sebanyak 62,3% yang dapat menyebabkan keguguran, partus prematus, inersia uteri, partus lama, atonia uteri dan menyebabkan perdarahan serta syok. Dampak yang dapat disebabkan anemia defisiensi besi pada ibu hamil adalah 12% - 28% angka kematian janin, 30% kematian perinatal dan 7% - 10% angka kematian neonatal (Kementrian Kesehatan RI,2020).
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RY Midwifery |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Makassar > Jurusan Kebidanan |
| Depositing User: | Mahyuni Mahyuni Yunus |
| Date Deposited: | 28 Apr 2026 05:06 |
| Last Modified: | 28 Apr 2026 05:06 |
| URI: | http://repositorynew.poltekkes-mks.ac.id/id/eprint/1735 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
