ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU HAMIL KURANG ENERGI KRONIK MELALUI EDUKASI PENCEGAHAN BERAT BADAN LAHIR RENDAH DENGAN MELIBATKAN SUAMI

Khotimah, Khusnul Khotimah (2023) ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU HAMIL KURANG ENERGI KRONIK MELALUI EDUKASI PENCEGAHAN BERAT BADAN LAHIR RENDAH DENGAN MELIBATKAN SUAMI. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Makassar.

[img] Text
Khusnul Khotimah.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (906kB)

Abstract

Kehamilan merupakan suatu momen yang ditunggu-tunggu oleh sebagian besar pasangan suami istri. Pada masa kehamilan pola makan yang baik dan gaya hidup yang sehat sangat dibutuhkan untuk Kesehatan selama masa kehamilan untuk memenuhi kebutuhan ibu dan janin. Salah satu faktor penting dalam kehamilan adalah status gizi ibu (Demsa Simbolon, Jumiyati, Antun Rahmadi, 2018) Status gizi ibu hamil membutuhkan perhatian khusus untuk mencegah ibu hamil Kurang Energi Kronik (KEK). KEK adalah dimana seseorang mengalami status gizi yang buruk dikarenakan kurang mengonsumsi makanan yang banyak mengandung makronutrien. Ibu hamil dengan status gizi buruk atau mengalami Kurang Energi Kronik (KEK) cenderung melahirkan bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR), BBLR memiliki risiko kematian lebih besar dibanding dengan bayi lahir dengan berat badan lahir normal (Profil Kesehatan Indonesia, 2021). Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018 menampilkan prevalensi resiko KEK pada ibu hamil (15- 49 tahun) masih 2 lumayan besar ialah sebesar 17, 3%. Persentase ibu hamil KEK diharapkan bisa turun sebesar 1, 5% tiap tahunnya. Ibu hamil dengan masalah gizi dan kesehatan berdampak terhadap kesehatan dan keselamatan ibu dan bayi serta kualitas bayi yang dilahirkan. Kondisi ibu hamil Kurang Energi Kronik (KEK) berisiko menurunkan kekuatan otot yang membantu proses persalinan sehingga dapat mengakibatkan terjadinya partus lama dan perdarahan pasca salin, bahkan kematian ibu. Risiko pada bayi dapat mengakibatkan terjadi kematian janin (keguguran), prematur, lahir cacat, Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) bahkan kematian bayi. (Profil kesehatan indonesia, 2021. Upaya untuk mencegah Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) pada ibu hamil KEK dilakukan dengan melalui pelayanan antenatal terpadu yang berkualitas, persalinan yang ditolong oleh petugas kesehatan terampil, penanganan komplikasi kebidanan yang optimal, dan penyuluhan kesehatan untuk perubahan perilaku dan pemberdayaan masyarakat.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > RY Midwifery
Divisions: Poltekkes Kemenkes Makassar > Jurusan Kebidanan
Depositing User: Mahyuni Mahyuni Yunus
Date Deposited: 28 Apr 2026 05:01
Last Modified: 28 Apr 2026 05:01
URI: http://repositorynew.poltekkes-mks.ac.id/id/eprint/1734

Actions (login required)

View Item View Item