FADILLAH, ASA NUR FADILLAH (2023) ASUHAN KEBIDANAN PADA BAYI BARU LAHIR NORMAL DI TPMB SAHABAT MOMS KOTA MAKASSAR TANGGAL 27-28 FEBRUARI DAN 4 MARET TAHUN 2023. Diploma thesis, Politeknik Kesehatan Kemenkes Makassar.
|
Text
ASA Nur Fadillah.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Pada saat lahir, bayi berpindah tempat dari suasana hangat di lingkungan luar rahim ke dunia luar tempat di lakukanya peran eksistensi mandiri. Dimana bayi harus dapat melakukan transisi hebat dengan tangkas dengan serangkaian fungsi adaptif yang di kembangkan untuk mengakomodasi perubahan drastis dari lingkungan di dalam kandungan ke lingkungan di luar kandungan. (Fraser & Cooper, 2011) Pada masa neonatal (0-28 hari) terjadi perubahan yang sangat besar di dalam rahim dan terjadi pematangan organ hampir pada semua sistem. bayi merupakan golongan umur yang memiliki resiko gangguan kesehatan yang paling tinggi dan berbagai masalah kesehatan bisa muncul, sehingga tanpa penanganan yang tepat bisa berakibat fatal. Upaya yang di lakukan agar persalinan dapat di lakukan oleh tenaga kesehatan di fasilitas kesehatan , menjamin pelayanan sesuai dengan standar dan kunjungan neonatal (Profil Kesehatan Indonesia, 2020) Angka Kematian Bayi (AKB) di dunia menurut WHO pada tahun 2020 sebanyak 235/1000. AKB menurut ASEAN angka kematian tertinggi berada di negara Myanmar sebesar 22/1000 dan Singapura Pada saat lahir, bayi berpindah tempat dari suasana hangat di lingkungan luar rahim ke dunia luar tempat di lakukanya peran eksistensi mandiri. Dimana bayi harus dapat melakukan transisi hebat dengan tangkas dengan serangkaian fungsi adaptif yang di kembangkan untuk mengakomodasi perubahan drastis dari lingkungan di dalam kandungan ke lingkungan di luar kandungan. (Fraser & Cooper, 2011) Pada masa neonatal (0-28 hari) terjadi perubahan yang sangat besar di dalam rahim dan terjadi pematangan organ hampir pada semua sistem. bayi merupakan golongan umur yang memiliki resiko gangguan kesehatan yang paling tinggi dan berbagai masalah kesehatan bisa muncul, sehingga tanpa penanganan yang tepat bisa berakibat fatal. Upaya yang di lakukan agar persalinan dapat di lakukan oleh tenaga kesehatan di fasilitas kesehatan , menjamin pelayanan sesuai dengan standar dan kunjungan neonatal (Profil Kesehatan Indonesia, 2020) Angka Kematian Bayi (AKB) di dunia menurut WHO pada tahun 2020 sebanyak 235/1000. AKB menurut ASEAN angka kematian tertinggi berada di negara Myanmar sebesar 22/1000 dan Singapura merupakan negara dengan AKB terendah di tahun 2020 sebesar 8/1000. (ASEAN,2021) Jumlah kematian bayi di indonesia pada tahun 2021 sebanyak (20.154 kematian). Dari seluruh kematian bayi yang di laporkan sebagian besar di antaranya (79,1%) terjadi pada usia 0-6 hari, sedangkan kematian pada usia 7-28 hari sebesar 2,90% (Profil Kesehatan Indonesia Tahun, 2022) Angka kematian di propinsi Sulawesi selatan kota Makassar pada tahun 2019 jumlah kasus kematian bayi sebanyak 916 kasus, menurun menjadi 791 kasus di tahun 2020 dan sampai dengan penghujung tahun 2021 jumlah kasus kematian bayi kembali meningkat menjadi 844 kasus. Jumlah kasus ini menunjukkan perlunya di tingkatkan upaya upaya yang lebih maksimal dalam menekankan jumlah kasus kematian bayi. (Laporan Kinerja Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan Tahu, 2022) Indikator yang menggambarkan upaya kesehatan yang di lakukan untuk mengurangi resiko kematian pada priode neonatal (0-28 hari), yaitu cakupan kunjungan neonatal. Upaya ini untuk mendeteksi sedini mungkin masalah kesehatan yang dapat menyebabkan kematian bayi baru lahir. Pelayanan pada kunjungan ini di lakukan dengan pendekatan Manajemen Terpadu Balita Muda (MTBM), antara lain meliputi termasuk konseling perawatan bayi baru lahir, Asi eksklusif, Pemberian merupakan negara dengan AKB terendah di tahun 2020 sebesar 8/1000. (ASEAN,2021) Jumlah kematian bayi di indonesia pada tahun 2021 sebanyak (20.154 kematian). Dari seluruh kematian bayi yang di laporkan sebagian besar di antaranya (79,1%) terjadi pada usia 0-6 hari, sedangkan kematian pada usia 7-28 hari sebesar 2,90% (Profil Kesehatan Indonesia Tahun, 2022) Angka kematian di propinsi Sulawesi selatan kota Makassar pada tahun 2019 jumlah kasus kematian bayi sebanyak 916 kasus, menurun menjadi 791 kasus di tahun 2020 dan sampai dengan penghujung tahun 2021 jumlah kasus kematian bayi kembali meningkat menjadi 844 kasus. Jumlah kasus ini menunjukkan perlunya di tingkatkan upaya upaya yang lebih maksimal dalam menekankan jumlah kasus kematian bayi. (Laporan Kinerja Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan Tahu, 2022) Indikator yang menggambarkan upaya kesehatan yang di lakukan untuk mengurangi resiko kematian pada priode neonatal (0-28 hari), yaitu cakupan kunjungan neonatal. Upaya ini untuk mendeteksi sedini mungkin masalah kesehatan yang dapat menyebabkan kematian bayi baru lahir. Pelayanan pada kunjungan ini di lakukan dengan pendekatan Manajemen Terpadu Balita Muda (MTBM), antara lain meliputi termasuk konseling perawatan bayi baru lahir, Asi eksklusif, Pemberian vitamin K1 injeksi (bila belum di berikan) dan hepatitis B0 injeksi (bila belum di berikan). (Profil Kesehatan Indonesia Tahun, 2022) Upaya yang perlu di lakukan yaitu dengan memberikan asuhan kebidanan sesuai standar untuk menurunkan angka kematian bayi (AKB).
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RY Midwifery |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Makassar > Jurusan Kebidanan |
| Depositing User: | Mahyuni Mahyuni Yunus |
| Date Deposited: | 27 Apr 2026 08:03 |
| Last Modified: | 27 Apr 2026 08:03 |
| URI: | http://repositorynew.poltekkes-mks.ac.id/id/eprint/1688 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
