MASITA, AULIA (2023) “Pengaruh Posterior-Anterior glide Mobilization dengan Maitland Mobilization pada Penerapan Ultrasound terhadap Peningkatan ROM Shoulder pada Penderita Capsulitis Adhesive di RSUD A. Makassau Parepare”. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Makassar.
|
Text
SKRIPSI AULIA MASITA burning.pdf Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
Capsulitis Adhesive menyebabkan perlengkatan dan kontraktur kapsul sendi sehingga menghasilkan keterbatasan gerak aktif dan pasif pada glenohumeral, terutama gerak eksternal rotasi, diikuti dengan abduksi dan internal rotasi shoulder, akhirnya terjadi keterbatasan gerak. Tujuan penelitian untuk mengetahui perbedaan pengaruh antara Ultrasound dan Posterior-Anterior glide Mobilization dengan Ultrasound dan Maitland Mobilization terhadap peningkatan Range of Motion (ROM) Shoulder. Jenis penelitian adalah quasi eksperimen dengan desain randomized pre test-post test two group, yaitu menggunakan 2 kelompok sampel dimana kelompok 1 diberikan intervensi Ultrasound dan Posterior-Anterior glide Mobilization, dan kelompok 2 diberikan intervensi Ultrasound dan Maitland Mobilization. Sampel didapatkan sebanyak 12 orang sesuai dengan kriteria inklusi, kemudian dirandomisasi kedalam 2 kelompok yaitu sebanyak 6 orang kelompok 1 dan 6 orang kelompok 2. Pengumpulan data diperoleh melalui pengukuran lingkup gerak sendi pada setiap sampel menggunakan alat ukur Goniometer. Berdasarkan hasil uji paired sample t kelompok 1 diperoleh nilai p=0,00 external rotasi, p= 0,00 , abduksi, p= 0,00 dan internal rotasi, sedangkan pada kelompok 2 diperoleh nilai p=0,00 external rotasi, p=0,00 , abduksi, dan p=0,00 internal rotasi. Hal ini menunjukkan Ultrasound dan Posterior-Anterior glide maupun Ultrasound dan Maitland dapat menghasilkan perbaikan ROM shoulder yang signifikan pada penderita Capsulitis Adhesive. Kemudian, berdasarkan hasil uji independent sample t diperoleh nilai p=0.001 external rotasi (nilai rerata perlakuan 1 = 20,83 > perlakuan 2 = 12,83), p=0.018 abduksi (nilai rerata perlakuan 1 = 21,33 > perlakuan 2 = 16,17), dan p=0.001 internal rotasi (nilai rerata perlakuan 1 = 18,33 > perlakuan 2 = 13,5), yang berarti ada perbedaan nilai rerata selisih antara kelompok 1 dan 2. Kesimpulan penelitian ini adalah Ultrasound dan Posterior-Anterior glide Mobilization menghasilkan peningkatan ROM external rotasi, abduksi, dan internal rotasi yang lebih besar secara signifikan daripada Ultrasound dan Maitland Mobilization pada penderita Capsulitis Adhesive.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RP Physiotherapy |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Makassar > Jurusan Fisioterapi |
| Depositing User: | Burhan Burhan |
| Date Deposited: | 27 Apr 2026 02:41 |
| Last Modified: | 27 Apr 2026 02:41 |
| URI: | http://repositorynew.poltekkes-mks.ac.id/id/eprint/1536 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
